Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 04/11/2026 — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menetapkan kisi-kisi dividen dengan kisaran 50% dari perseroan.
- ”Kebijakan

Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 04/11/2026 — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menetapkan kisi-kisi dividen dengan kisaran 50% dari perseroan.
Direktur Keuangan PGE Fransetya Hasudungan Hutabarat menyatakan queues dividen tidak hanya ditetapkan oleh manajemen, tetapi juga harus diatur melalui persetujuan pemegang saham hingga tingkat holding pertamanya.
Perseroan akan menilai arah kebijakan pemegang saham sebelum menentukan besaran dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham.
PGEO menunjukkan performa yang solid dengan laba bersih tumbuh 21,45% secara tahunan menjadi US$126,62 juta, setara Rp2,3 triliun.
Laba bersih tumbuh mencapai tingkat pertumbuhan 21,45% YoY, sementara pendapatan emiten meningkat 10,46% YoY menjadi US$352,20 juta.
EBITDA juga bergerak naik 15,58% menjadi US$287,77 juta, menandakan efisiensi operasional perusahaan.
Kas dan setara PGE mencapai US$713,68 juta, sementara total liabilitas turun 3,37% menjadi US$955,55 juta.
PGEO juga mencatatkan pencapaian rekor produksi energi tertinggi sepanjang sejarah dengan angka 4.114 Giga Watt hour (GWh) pada periode Januari-September 2026, meningkat 9,86% YoY.
Pengakuan ini menunjukkan keberkendalan operasi dan kemampuan produksi energi perusahaan.