Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 13/08/2026 — Pemerintah melalui Danantara meluncurkan Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Bekasi dengan komitmen pembelian 20.000 unit dari James Riady.
- Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) oleh Danantara
- Komitmen pembelian 20.000 unit dari James Riady
- Potensi pasar motor listrik capai 170 miliar USD
- Sepuluh perusahaan siap produksi memenuhi TKDN
- Target standar internasional dan jadi champion global
Peluncuran dilakukan sebagai kolaborasi antara pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan pengusaha nasional untuk meningkatkan kemandirian industri kendaraan listrik.
“Yang mempunyai lahan Pak James Riady dari Lippo yang tadi sempat bicara komitmen untuk beli 20.000 motor listrik,” kata Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, Kamis, 13/08/2026.
Rosan menyampaikan bahwa James Riady juga merupakan pemilik lahan pelaksanaan proyek Molinas di Bekasi. Komitmen tersebut disambut tepuk tangan hadirin saat acara peluncuran.
Potensi Pasar Masih Terbuka Luas
Menurut Rosan, populasi motor bakar di Indonesia saat ini mencapai kurang lebih 140 juta unit dengan pembelian tahunan 6 juta hingga 7 juta unit. Penjualan motor listrik baru menyentuh angka 60.000 hingga 70.000 unit per tahun atau sekitar 1 persen.
“Jadi hanya 1%. Jadi kalau kami lihat ini potensi ke depannya, upside-nya ini bisa secara eksponensial. Dan oleh sebab itu, kami melihat juga market size-nya kurang lebih sampai 170 billion USD,” kata Rosan, Kamis, 13/08/2026.
Produksi Didorong Standar Internasional
Saat ini sepuluh perusahaan telah siap menggarap proyek Molinas. Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai sudah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan Kementerian Perindustrian.
Pengembangan proyek berada di bawah arahan PT Len Industri (Persero) dan CTO Danantara Sigit Puji Santosa selaku pimpinan proyek. Tujuannya mendorong standardisasi internasional agar produk tidak hanya unggul di dalam negeri tetapi juga bersaing di tingkat regional dan global.











