Viral

Pelatih Lari Diduga Melakukan Pelecehan Seksual Setelah Unggahan di Threads

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pelatih Lari Diduga Melakukan Pelecehan Seksual Setelah Unggahan di Threads

Sebarkan artikel ini
Pelatih Lari Diduga Melakukan Pelecehan Seksual Setelah Unggahan di Threads
Pelatih Lari Diduga Melakukan Pelecehan Seksual Setelah Unggahan di Threads
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 07/11/2026 — Dugaan pelatih lari melakukan pelecehan seksual memunculkan debat publik tentang keamanan komunitas olahraga[points=”Pelatih lari diduga melakukan pelecehan seksual setelah unggahan di Threads @heyoputraa|Korban adalah murid pelatih tersebut|Korban mengalami pemaksaan hubungan seksual|Pengakuan korban melaporkan tindakan yang berulang|@heyoputraa mencela pelatih sebagai biadab dan predator”]

Pelatih lari yang mengunggah isi chat korban ke akun Threads @heyoputraa menjadi fokus perhatian setelah unggahan yang berisikan klaim dugaan pelecehan seksual. Korban yang dilaporkan adalah murid former pelatih tersebut dan secara langsung mengakui telah mengalami pemaksaan hubungan seksual.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pengakuan korban dalam chat menyatakan ia telah berulang kali melawan tindakan tersebut, namun badannya menjadi penyebab utama perkara tersebut. Korban menyatakan bahwa pelatih tersebut tidak hanya mengganggu tetapi juga melakukan tindakan biodominer.

@heyoputraa mencela keras dugaan tersebut, menyebut pelatih sebagai biadab, predator, dan bahkan iblis. Dugaan ini memunculkan pertanyaan mengenai sistem perlindungan atlet dan peserta latihan dari potensi kekerasan seksual di lingkungan olahraga.

Isi Chat Korban dan Klaim Dugaan
Chat yang dipublikasikan oleh @heyoputraa berisi pengakuan korban yang menyatakan ia mengalami pemaksaan hubungan seksual dan dugaan kecewa. Korban yang melapor adalah murid former pelatih tersebut.

Reaksi Media dan Konteks Kasus
Reaksi media menjadi berat setelah unggahan tersebut. Akun @heyoputraa menekankan ketimpangan relasi antara pelatih dan murid yang seharusnya didasarkan pada kepercayaan dan keamanan. Kasus ini memunculkan pertanyaan tentang sistem perlindungan atlet di lingkungan olahraga.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *