Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 25/08/2026 — Kehebohan penemuan gunung emas 53 juta ton di Busang, Kalimantan Timur, pada 1993 terbukti penipuan besar yang melibatkan pejabat tinggi dan pengusaha dekat Soeharto.
- Kasus penipuan emas Busang mehebohkan dunia 1993-1997
- Klaim cadangan 53 juta ton naikkan nilai Bre-X jadi Rp7 triliun
- Pelaku kunci Michael de Guzman diduga memalsukan kematian
- Verifikasi Freeport membuktikan tidak ada emas
- Investor rugi besar dan kasus tersisa misteri
Peristiwa bermula ketika Bre-X, perusahaan tambang asal Kanada, mengklaim menemukan cadangan emas masif di wilayah Busang. Estimasi mencapai 53 juta ton dan membuat saham Bre-X meroket hingga nilai perusahaan menyentuh Rp7 triliun.
Kabar itu memancing pengusaha dekat kekuasaan. Bob Hasan dan Sigit Harjojudanto melalui perusahaannya menguasai area penambangan Busang. Sigit bahkan mendapat tawaran honorarium bulanan US$1 juta untuk menjadi konsultan.
Presiden Soeharto mengharuskan Bre-X bekerjasama dengan Freeport-McMoran sebagai perwakilan pemerintah. Freeport lalu melakukan verifikasi lapangan ketat untuk membuktikan kandungan emas.
Mayat Diduga Bukan Michael de Guzman
Pada saat verifikasi Freeport berlangsung, Direktur Eksplorasi Bre-X, Michael de Guzman, hilang. Kabarnya dia bunuh diri melompat dari helikopter perjalanan Samarinda ke Busang. Mayat ditemukan dan dibawa ke Filipina untuk dimakamkan.
Jurnalis Bondan Winarno menyelidiki dan menemukan ketidaksesuaian ciri fisik mayat dengan Guzman. “Kursi belakang dengan satu-satunya penumpang itu sudah kosong, dan pintu kanan helikopter terbuka,” tulisnya dalam catatan investigasi, kata Bondan Winarno, Jurnalis, Selasa, 25/08/2026.
Kesimpulan investigasi menunjukkan Guzman masih hidup dan sengaja disembunyikan. Keluarganya yakin dia mengasingkan diri di Amerika Selatan hingga kini.
Verifikasi Freeport Bubarkan Mitos Emas
Hasil verifikasi Freeport dirilis bersamaan dengan insiden helikopter. Tanah Busang tidak mengandung emas sama sekali. Peneliti independen mengkonfirmasi tidak ada emas di batuan Busang periode 1995 hingga 1997.
Saham Bre-X anjlok drastis. Para investor ngamuk dan sempat menyandera bos Bre-X, David Walsh, menuntut uang kembali. Kasus ini mereda lama namun tidak terselesaikan sepenuhnya.
Misteri hilangnya Guzman dan batang hidungnya yang tak terlihat lagi tetap menjadi tanda tanya sejarah industri tambang Indonesia.







