Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 31/07/2026 — Bank BJB mencatat laba bersih Rp783 miliar pada semester I-2026, tumbuh 58,8 persen year-on-year didukung peningkatan pendapatan bunga dan efisiensi operasional.
- Laba bersih naik 58,8% ke Rp783 miliar
- Total aset tembus Rp228,2 triliun
- Kredit konsolidasi Rp140,4 triliun
- DPK konsolidasi Rp160,9 triliun
- Strategi growth with quality dan transformasi digital
Kinerja Semester I-2026
Bank BJB membukukan total aset konsolidasi sebesar Rp228,2 triliun per Juni 2026.
Perusahaan anak menyumbang Rp44,2 triliun atau 19,4 persen dari total aset grup.
Penyaluran kredit konsolidasi mencapai Rp140,4 triliun.
Bank only menyumbang Rp111,1 triliun dan perusahaan anak Rp29,3 triliun.
Segmen konsumer mendominasi portofolio dengan outstanding Rp74,2 triliun atau 66,8 persen dari total kredit.
NPL segmen ini terjaga rendah di 0,56 persen.
Diversifikasi Pembiayaan Non-Konsumer
Bank BJB memperluas pembiayaan berbasis ekosistem pemerintah daerah.
Corporate Secretary Irwan Riswandi menilai kebutuhan pembiayaan daerah tetap prospektif seiring program pembangunan berlanjut.
“Kebutuhan pembiayaan pemerintah daerah masih memiliki prospek yang positif,” kata Irwan Riswandi, Corporate Secretary Bank BJB, Kamis, 30/07/2026.
Perseroan menerapkan Commercial Business Centre (CBC) untuk memperkuat tata kelola dan kualitas pertumbuhan pembiayaan.
Pendanaan dan Transformasi Digital
DPK konsolidasi tercatat Rp160,9 triliun.
Bank BJB mendorong peningkatan CASA melalui payroll, aktivitas transaksi, dan layanan digital.
Aplikasi DIGI Bank BJB mencatat pembukaan rekening tabungan digital hingga 12.000 rekening baru per bulan.
Profitabilitas dan Efisiensi
Pendapatan bunga bersih tumbuh 9,1 persen year-on-year.
Fee based income menyumbang Rp1,1 triliun.
Beban operasional turun 5,4 persen.
Laba operasional sebelum CKPN naik lebih dari 34,2 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Strategi Semester II-2026
Bank BJB akan fokus pada penguatan dana murah, optimalisasi payroll, pembiayaan ekosistem daerah, percepatan digital, dan manajemen risiko disiplin.
Perseroan optimistis strategi growth with quality menjaga kinerja positif dan daya saing.
Fundamental bisnis yang kokoh, inovasi layanan, dan komitmen tata kelola baik diharapkan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.











