Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 26 September 2026 — Pengusaha logistik Jerman Klaus-Michael Kühne wafat di Schindellegi, Swiss, pada 24 Agustus 2026 dalam usia 89 tahun. Perhatian kini tertuju pada kelanjutan kepemilikan bisnis dan peran Kühne Foundation yang didirikannya.
- Klaus-Michael Kühne wafat pada 24 Agustus 2026 di Swiss dalam usia 89 tahun
- Ia mengembangkan Kühne+Nagel menjadi perusahaan logistik internasional
- Kühne pernah menyatakan asetnya kelak akan diserahkan kepada Kühne Foundation
- Rincian akhir pengalihan aset dan nilainya memerlukan konfirmasi dari pengelola terkait
Kühne+Nagel mengumumkan kematiannya pada 24 Agustus. Kühne bergabung dengan perusahaan keluarga pada 1958 dan berperan dalam ekspansi internasional perusahaan tersebut.
Kühne tidak memiliki anak. Dalam pernyataan yang pernah diberitakan sebelum kematiannya, ia menyebut asetnya akan diserahkan kepada Kühne Foundation.
Yayasan yang berdiri pada 1976 itu bergerak di bidang pendidikan, riset logistik, dan kegiatan sosial. Pengalihan aset serta nilai akhirnya bergantung pada struktur hukum dan pernyataan resmi pihak yang mengelolanya.
Jejak bisnis logistik
Portofolio investasi Kühne terkait dengan sektor logistik, pelayaran, dan penerbangan, termasuk Kühne+Nagel, Hapag-Lloyd, dan Lufthansa. Perusahaan logistik yang dikembangkannya kini beroperasi di berbagai negara.
Besaran kekayaan yang beredar dalam berbagai laporan merupakan estimasi dan dapat berubah mengikuti nilai saham serta kurs. Karena itu, angka tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai jumlah warisan yang telah dipastikan diterima yayasan.




