Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026 — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA).
- BEI memasukkan MSJA dalam pengumuman High Shareholding Concentration
- Sebanyak 98,62% saham tercatat dimiliki sejumlah pemegang saham
- Pengumuman HSC tidak otomatis menunjukkan pelanggaran
- MSJA bergerak di industri bahan nonwoven
- BEI menyiapkan kenaikan batas minimum free float secara bertahap
Konsentrasi kepemilikan saham
Berdasarkan pengumuman High Shareholding Concentration (HSC) BEI yang dikutip CNBC Indonesia, 98,62% saham MSJA tercatat dimiliki oleh sejumlah pemegang saham, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.
BEI menegaskan bahwa pencantuman saham dalam pengumuman HSC tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal.

Edwin Soeryadjaya Meningkatkan Kepemilikan Saham PT. Saratoga Investama Sedaya Secara Dual Transaksi
MSJA bergerak di industri bahan nonwoven yang digunakan antara lain untuk sektor kesehatan, konstruksi, dan agrikultur.
Kebijakan free float
Dalam perkembangan terpisah, BEI merencanakan kenaikan batas minimum saham yang beredar di publik atau free float dari 7,5% menjadi 15%.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pemenuhan ketentuan tersebut akan dilakukan secara bertahap, disertai pemantauan dan pendampingan terhadap emiten.







