Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 08/08/2026 — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi menyepakati investasi senilai US$2,5 miliar atau sekitar Rp44,5 triliun bersama produsen daging global JBS NV untuk membentuk perusahaan patungan di kawasan Asia Pasifik.
- Danantara investasi Rp44,5 triliun dengan JBS NV
- Membentuk JV protein untuk Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru
- Danantara memegang 25% saham
- Investasi dua fase: US$800 juta tahap awal, sisa 3 tahun
- Perkuat rantai pasok pangan regional
Berdasarkan laporan The Edge, Sabtu (08/08/2026), Danantara akan memegang 25% porsi kepemilikan saham dalam entitas patungan baru tersebut. Perusahaan baru ini nantinya akan memegang kepemilikan ekuitas penuh atas seluruh operasional JBS yang saat ini berjalan di Australia dan Selandia Baru.
Dalam pengumuman resmi pada hari Jumat, manajemen JBS menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari ambisi berkelanjutan untuk mengekspansi jangkauan geografis. Saat ini, raksasa pemrosesan daging tersebut belum memiliki satu pun fasilitas pengolahan di kawasan Asia Tenggara.
Skema Investasi Bertahap
Suntikan modal dari Danantara akan disalurkan secara bertahap melalui dua fase utama. Pada tahap awal, Danantara mengucurkan dana segar sebesar US$800 juta untuk mengambil alih 9,6% porsi kepemilikan saham awal.
Sisa komitmen investasi akan direalisasikan secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Kemitraan strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi Danantara dalam rantai pasok industri pangan regional sekaligus mengakselerasi penetrasi pasar JBS di kawasan Asia Pasifik.















