Sulseltimes.com, Makassar, Senin, Mei 25, 2026 — Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mengakui pemerataan layanan kesehatan di provinsi ini masih timpang.
Sejumlah rumah sakit justru terkonsentrasi di empat daerah, sementara wilayah lain kekurangan fasilitas.
- Ketimpangan akses kesehatan di Sulsel
- Rumah sakit terkonsentrasi di empat daerah
- Dinas Kesehatan Sulsel
- Sulawesi Selatan
- Perlu kebijakan pemerataan layanan
Konsentrasi Rumah Sakit di Empat Daerah
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel menyatakan bahwa pertumbuhan rumah sakit masih terpusat di Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar.
Keempat daerah ini memiliki jumlah rumah sakit yang jauh lebih banyak dibanding kabupaten lainnya.
Akibatnya, masyarakat di daerah terpencil harus menempuh jarak puluhan kilometer untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Hal ini dinilai menghambat akses pelayanan dasar.
Ketimpangan ini menyebabkan beban berat pada rumah sakit di perkotaan. Pasien dari berbagai daerah berbondong-bondong ke RS rujukan di Makassar.
Di sisi lain, Puskesmas di kabupaten tertinggal masih kekurangan tenaga medis dan peralatan.
Dinkes Sulsel berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah yang minim fasilitas.
Pemerintah provinsi tengah menyusun rencana redistribusi sumber daya dan insentif bagi tenaga kesehatan yang bertugas di daerah terpencil.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketimpangan akses kesehatan di Sulsel.















