Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 07/07/2026 — Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming dijadwalkan membuka secara resmi pameran peringatan HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar pada 10 Juli 2026.
- Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran buka pameran HUT ke-46
- Tema Cipta Kriya Berkelanjutan, Pengrajin Mendunia
- Panitia: Dr. Sukarniaty Kondolele
- Lokasi Trans Studio Mall Makassar, 10 Juli 2026
- Pameran lebih inklusif di mal untuk jangkau masyarakat luas
Rangkaian Pameran dan Agenda
Pameran HUT ke-46 Dekranas berlangsung selama 9 hingga 12 Juli 2026.
Rangkaian acara meliputi pameran wastra dan kriya, workshop, talkshow, serta diskusi penguatan UMKM melalui ekonomi digital.
Dr. Sukarniaty Kondolele selaku Ketua Harian Panitia mengatakan Selvi akan meninjau lokasi pemberdayaan ekonomi masyarakat sebelum membuka pameran.
“Ibu Ketua Umum Dekranas, Ibu Selvi Gibran, dijadwalkan tiba pada 10 Juli. Setibanya, beliau akan meninjau salah satu lokasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, kemudian langsung menuju Trans Studio Mall untuk menghadiri acara puncak sekaligus membuka pameran secara resmi,” kata Sukarniaty dalam konferensi pers di Makassar, Selasa, 07/07/2026.
Pameran di Mal untuk Jangkau Lebih Banyak Pengunjung
Pemilihan Trans Studio Mall sebagai lokasi pameran merupakan pembeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Panitia daerah sengaja memilih pusat perbelanjaan agar produk perajin lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami memilih mal karena ingin pameran lebih inklusif. Produk-produk perajin bisa langsung bertemu dengan masyarakat, sekaligus membuka peluang transaksi dan promosi yang lebih besar,” ujar Sukarniaty.
Potensi Pengunjung dan Dampak
Panitia memperkirakan jumlah pengunjung Trans Studio Mall pada akhir pekan mencapai 20 ribu hingga 40 ribu orang.
Pada hari biasa, pengunjung diperkirakan 5 ribu hingga 7 ribu orang.
Potensi tersebut diharapkan mendongkrak promosi dan transaksi produk wastra dan kriya Indonesia.
Tema HUT ke-46 Dekranas tahun ini adalah ‘Cipta Kriya Berkelanjutan, Pengrajin Mendunia’.
Kegiatan ini diarahkan untuk memperluas akses pasar bagi perajin dan memperkenalkan produk unggulan daerah ke tingkat nasional hingga internasional.














