Sulseltimes.com, Jakarta Selatan, Senin, 09/11/2026 — Polisi Polda Metro Jaya sedang menelusuri video aksi drifting yang dilakukan empat mobil di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
- Empat mobil melakukan aksi drifting di Pondok Indah, Jakarta Selatan
- Video aksi drifting kini sedang ditelusuri oleh Polda Metro Jaya
- Kendaraan menyebar setelah mobil polisi melakukan patroli di lokasi
- Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Adiel Aristo memastikan akan dilakukan pendalaman
- Jalan umum dilarang digunakan untuk aksi drifting karena membahayakan keselamatan
Berdasarkan video yang beredar, awalnya sebuah mobil BMW berwarna biru muda melakukan manuver drifting sebelum melaju pergi dari lokasi.
Tak lama kemudian, mobil BMW berwarna hitam melakukan aksi serupa.
Dua mobil BMW lainnya terlihat melakukan drifting secara bersamaan.
Dari video tersebut, total terdapat empat kendaraan yang melakukan aksi drifting di lokasi tersebut.
Para pengemudi kemudian membubarkan diri setelah mobil polisi terlihat melakukan patroli di area Pondok Indah.
Penyelidikan dan Pernyataan Polisi
Terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Adiel Aristo menyatakan pihaknya sedang memeriksa dan mendalami video yang beredar.
“Kami akan melakukan pengecekan dan pendalaman terhadap video tersebut, termasuk memastikan lokasi, waktu kejadian, identitas kendaraan, serta pihak-pihak yang terlibat,” kata AKBP M. Adiel Aristo, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin, 09/11/2026.
Adiel mengingatkan bahwa jalan umum bukan tempat untuk melakukan aksi drifting karena tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
“Apabila ditemukan adanya pelanggaran lalu lintas, tentunya akan dilakukan tindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Polisi juga mengimbau komunitas otomotif untuk menyalurkan hobi dan kemampuan berkendara di tempat yang telah disediakan, bukan di jalan umum.
“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Polda Metro Jaya masih dalam proses verifikasi identitas kendaraan dan pelaku dalam kasus ini.














