Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 07/11/2026 — Jenazah Sertu Heri Prasetyo dievakuasi dan dimakamkan secara militer di TMP Trenggalek.
- Tim gabungan menemukan jenazah Sertu Heri pada Sabtu, 07/11/2026.
- Helikopter Mi-17 V5 kecelakaan saat melaksanakan water bombing di Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
- Upacara pemakaman militer di TMP Trenggalek merupakan penghormatan terakhir TNI atas pengabdian almarhum, kata Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas, Sabtu, 07/11/2026.
- TNI sebelumnya telah memakamkan dua prajurit lain yang gugur dalam kecelakaan helikopter yang sama: Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra, Bandung, dan Kapten Nurhafiz Akbar Rizki Hartio di TMP Giri Tunggal, Semarang.
- TNI menegaskan setiap prajurit yang gugur dalam tugas negara akan mendapatkan penghormatan dan penghargaan terbaik.
Proses Evakuasi dan Pemakaman
Tim gabungan berhasil menemukan jenazah Sertu Heri pada Sabtu, 07/11/2026, mengakhiri proses pencarian di wilayah Kalimantan Tengah.
Jenazah kemudian diterbangkan ke Trenggalek, Jawa Timur, untuk dimakamkan secara militer di TMP Trenggalek pada hari yang sama.
Penghormatan Terakhir TNI
“Upacara pemakaman tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir TNI atas jasa, dedikasi, dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” kata Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas, Sabtu, 07/11/2026.
Sebelumnya, TNI juga telah melaksanakan upacara pemakaman militer terhadap dua prajurit yang gugur dalam musibah kecelakaan helikopter, yakni Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra, Bandung, dan Kapten Nurhafiz Akbar Rizki Hartio di TMP Giri Tunggal, Semarang.
“Penemuan jenazah Sertu Heri menjadi bagian dari upaya TNI menuntaskan proses pencarian dan evakuasi seluruh prajurit yang gugur dalam tugas kemanusiaan tersebut,” ujarnya.
“TNI memastikan setiap prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk tugas negara mendapatkan penghormatan dan penghargaan terbaik atas dedikasi serta pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” tutup Nas.







