Ekonomi

Pemerintah Alihkan Bansos dan Subsidi Barang Jadi Uang Tunai

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pemerintah Alihkan Bansos dan Subsidi Barang Jadi Uang Tunai

Sebarkan artikel ini
Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan terkait pengalihan bansos dan subsidi menjadi uang tunai
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan terkait pengalihan bansos dan subsidi barang menjadi uang tunai langsung ke penerima. (Dok. Istimewa)
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 21/10/2026 — Pemerintah mengalihkan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan subsidi secara bertahap dari bentuk barang menjadi uang tunai langsung ke penerima, seiring digitalisasi pendataan sosial-ekonomi.

Ringkasnya…
  • Pemerintah mengalihkan bansos dan subsidi dari bentuk barang menjadi uang tunai langsung ke penerima secara bertahap
  • Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan kebijakan ini usai rapat tingkat menteri di Kantor Kementerian Sosial pada 30 September 2026
  • Digitalisasi bansos diperluas dari 43 kabupaten/kota menjadi 258 kabupaten/kota dengan integrasi data lewat GovTech dan dukungan AI
  • Tahap awal pengalihan difokuskan pada penerima PKH dan bantuan sembako
  • Pemerintah menargetkan roll out digitalisasi bansos skala besar mulai Oktober 2026
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kebijakan itu disampaikan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan usai rapat tingkat menteri di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada Rabu, 30 September 2026.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Kita ke depan, mungkin dalam 1-2 tahun ke depan, (semua) subsidi itu tidak lagi pada barang, tetapi langsung pada manusia, jadi cash,” kata Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Rabu, 30 September 2026.

Digitalisasi Bansos Diperluas ke 258 Kabupaten/Kota

Digitalisasi bansos diperluas dari 43 kabupaten/kota menjadi 258 kabupaten/kota.

Integrasi data dilakukan lewat GovTech dengan dukungan kecerdasan buatan (AI).

Program ini melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa PDTT, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat.

Tahap Awal untuk PKH dan Bantuan Sembako

Tahap awal pengalihan difokuskan pada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.

Pemerintah menargetkan roll out digitalisasi bansos skala besar mulai Oktober 2026.

Luhut menyebut arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat keadilan sosial.

Sesuai pernyataan Luhut, dalam satu hingga dua tahun ke depan seluruh subsidi diarahkan tidak lagi berbentuk barang, melainkan langsung diterima masyarakat sebagai uang tunai.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *