Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 22/10/2026 — Tawuran antarkelompok di Makassar merenggut tiga nyawa, dan polisi menegaskan semua upaya sudah dilakukan.
- Tawuran antarkelompok di Makassar menewaskan tiga orang
- Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menegaskan jajarannya telah bekerja maksimal
- Polisi telah menerapkan tindakan preventif dan represif termasuk patroli dan sosialisasi
- Pada penangkapan pertama, 19 pelaku diamankan, 18 di antaranya anak di bawah umur
- Polrestabes Makassar berkolaborasi dengan Pemkot dan Pemprov untuk pelatihan kerja
Kombes Pol Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar, mengatakan bahwa seluruh arahan dari Kapolda Sulsel, Irjen Pol Awal Chaeruddin, telah dijalankan dengan baik.
Tindakan Preventif dan Represif
Polisi mengadakan sosialisasi kepada warga dan mempertemukan komunitas untuk mencegah konflik.
Selain itu, patroli di jalan-jalan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya preventif.
Tindakan represif dilakukan dengan menangkap pelaku, dan sanksi akan disesuaikan dengan peran masing-masing.
Upaya Sosial dan Kolaborasi
Program ‘Subuh Keliling’ digelar untuk bersilaturahmi dan memberikan sosialisasi keamanan.
Dari 19 pelaku yang ditangkap pada operasi pertama, 18 di antaranya berstatus anak di bawah umur, sementara satu orang dewasa.
Polrestabes Makassar berkolaborasi dengan Wali Kota dan Gubernur untuk mengadakan pelatihan kerja, guna mengurangi pengangguran di kalangan remaja.















