Berita

Gubernur Sulsel Serahkan 10 Unit Pompa Ponton untuk Petani Pinrang

Avatar of Sulsel Times
0
×

Gubernur Sulsel Serahkan 10 Unit Pompa Ponton untuk Petani Pinrang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel Serahkan 10 Unit Pompa Ponton untuk Petani Pinrang
Gubernur Sulsel Serahkan 10 Unit Pompa Ponton untuk Petani Pinrang
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Pinrang, Minggu, 20/09/2026 — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau aliran Sungai Saddang di Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, dan menyerahkan bantuan pompa ponton untuk mengatasi kekeringan.

Ringkasnya…
  • Gubernur Andi Sudirman Sulaiman meninjau Sungai Saddang di Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Pinrang
  • Pemprov Sulsel menyerahkan 10 unit pompa ponton senilai Rp313,7 juta
  • Bantuan juga berupa traktor roda 4, traktor roda 2, pompa Alcon 3 inch, pompa Alcon 6 inch, dan sumur bor
  • Gubernur mengusulkan rehabilitasi irigasi senilai Rp1,8 triliun ke Pusat
  • Debit air sungai menurun, mengancam ketersediaan air untuk sawah
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Andi Sudirman didampingi Bupati Pinrang Irwan Hamid, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi, dan Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Harapan kami air sungai yang ada bisa dipompa kembali supaya bisa menambah debit yang turun kepada jaringan sekunder dan tersier sampai ke sawah petani,” kata Andi Sudirman.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan 10 unit pompa ponton senilai Rp313,7 juta.

Selain itu, diserahkan bantuan bidang pertanian berupa 1 unit traktor roda 4, 1 unit traktor roda 2, 10 unit pompa Alcon 3 inch, 10 unit pompa Alcon 6 inch, serta 9 unit sumur bor.

Bantuan dan Rencana Rehabilitasi

Gubernur menegaskan bantuan pompanisasi dan alat mesin pertanian sebagai upaya menjaga ketersediaan air dan mendukung produktivitas pertanian.

“Tentu ini adalah usaha kita bersama. Kita memberikan bantuan pompanisasi dan alat alsintan, termasuk kita akan menyiapkan pompa lebih besar lagi,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan kekurangan debit air di Sungai Saddang membutuhkan rehabilitasi sistem irigasi secara menyeluruh, khususnya pada bagian hulu.

“Pada prinsipnya kekurangan debit di hulu Sungai Saddang, kita membutuhkan rehab besar. Ini Rp1,8 triliun kita usulkan ke pusat,” jelasnya.

Ia berharap usulan tersebut direalisasikan Pemerintah Pusat.

“Insyaallah, mudah-mudahan bisa dilakukan rehab besar dalam rangka memperbaiki dan bagaimana mengoptimalkan desain irigasi yang dapat terjangkau,” pungkasnya.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *