Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 16/09/2026 — Pengendali MGLV, PT Nextier Datamate Center, menjual 38,5 juta saham di harga Rp7.000 per saham, jauh di bawah rata-rata perdagangan, jelang rights issue perusahaan.
- Pengendali MGLV menjual 38,5 juta saham
- Harga Rp7.000 per saham, nilai transaksi Rp269,5 miliar
- PT Nextier Datamate Center, PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk, BEI
- Rabu, 16/09/2026, Bursa Efek Indonesia, Jakarta
- Kepemilikan pengendali turun dari 65,10% menjadi 63,07%
Menurut keterbukaan informasi BEI, Rabu, 16/09/2026, tujuan transaksi penjualan adalah untuk mengurangi kepemilikan saham langsung.
Sebelum transaksi, PT Nextier Datamate Center memiliki 1,24 miliar saham MGLV dengan hak suara 65,10%. Setelah menjual 38,5 juta saham, kepemilikan turun menjadi 1,2015 miliar saham dan hak suara menjadi 63,07%.
Harga rata-rata perdagangan saham MGLV pada hari yang sama tercatat sebesar Rp15.250 per saham, sehingga harga transaksi 54,10% lebih rendah.
Pasca pengumuman, saham MGLV naik 0,86% ke level Rp14.725, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp28,05 triliun.
Transaksi dalam Rangka Rights Issue
PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk berencana menggelar rights issue dengan target dana segar maksimal Rp2,53 triliun. Perusahaan akan menawarkan maksimal 285,7 juta saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham. Setiap HMETD memberikan hak membeli satu saham baru seharga Rp8.880. PT Nextier Datamate Center menyatakan akan mengambil 186 juta HMETD senilai sekitar Rp1,65 triliun.
Dampak terhadap Struktur Kepemilikan
Penjualan saham ini mengurangi kepemilikan pengendali dari 65,10% menjadi 63,07%, namun masih menjadikan PT Nextier Datamate Center sebagai pemegang saham terbesar MGLV.















