Berita

Mahasiswa Megarezky Berbagi Cara Fokus saat Talent Show Duta Kampus Sulsel

Avatar of Sulsel Times
0
×

Mahasiswa Megarezky Berbagi Cara Fokus saat Talent Show Duta Kampus Sulsel

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Megarezky Berbagi Cara Fokus saat Talent Show Duta Kampus Sulsel
Mahasiswa Megarezky Berbagi Cara Fokus saat Talent Show Duta Kampus Sulsel
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 13/08/2026 — Finalis Duta Kampus Sulawesi Selatan 2026 asal Universitas Megarezky Makassar, Muhammad Ramadani, mengaku sempat gugup saat tampil di talent show dan memilih mencari titik pandang tertentu agar tetap fokus.

Ringkasnya…
  • Muhammad Ramadani sempat gugup saat talent show Duta Kampus Sulsel 2026
  • Pengalaman pertamanya tampil di panggung tingkat regional Sulawesi Selatan
  • Muhammad Ramadani, mahasiswa Universitas Megarezky Makassar
  • Makassar, Kamis, 13/08/2026
  • Membangun kepercayaan diri dan kemampuan mengelola waktu
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Muhammad Ramadani merupakan mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis Universitas Megarezky Makassar. Ia tampil dalam rangkaian talent show Pemilihan Duta Kampus Sulawesi Selatan 2026.

Scroll Kebawah
Advertisement

Penampilan tersebut menjadi pengalaman pertamanya tampil di panggung tingkat regional. Ramadani mengaku tantangan terbesar datang dari kondisi mental saat harus membawakan tarian di hadapan penonton dan dewan juri.

“Tantangan mental yang saya hadapi tadi mungkin agak nervous, karena ini kali pertama saya menginjakkan kaki di panggung tingkat regional atau Sulawesi Selatan,” ujar Ramadani, Kamis, 13/08/2026.

Cara Ramadani mengatasi gugup di atas panggung

Untuk mengatasi rasa gugup, Ramadani berusaha mengenali kondisi panggung dan audiens terlebih dahulu. Setelah itu, ia memusatkan perhatian pada penampilannya.

Saat menari, Ramadani memilih titik pandang tertentu agar tidak terlalu terdistraksi oleh keberadaan penonton.

“Setelah saya melihat audiens, pada saat menari saya mencari titik agar tidak langsung melihat audiens. Jadi saya bisa lebih fokus pada tarian saya,” katanya.

Menurut Ramadani, cara tersebut membantu menjaga konsentrasi sekaligus mengendalikan tekanan selama berada di atas panggung.

Membagi waktu antara latihan dan kuliah

Selain mempersiapkan mental, Ramadani juga harus membagi waktu antara latihan talent show dan kewajiban akademik sebagai mahasiswa. Ia mengaku menggunakan perencanaan kegiatan harian agar perkuliahan tetap menjadi prioritas.

“Sebagai mahasiswa kita tentunya punya kewajiban akademik dalam perkuliahan. Cara saya membagi waktu, yang pertama saya membuat itinerary, di mana saya mencatat hal-hal penting yang akan saya lakukan pada hari itu,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan kegiatan perkuliahan, waktu luang dimanfaatkan untuk berlatih dan mempersiapkan penampilan.

“Ketika saya sudah selesai menyelesaikan perkuliahan, saya akan mengisi waktu-waktu luang itu untuk latihan talent show saya,” tuturnya.

Pengalaman mengikuti Duta Kampus Sulsel 2026 menjadi ruang bagi Ramadani untuk mengembangkan kemampuan di luar akademik. Ia juga belajar membangun kepercayaan diri, mengelola waktu, dan beradaptasi dengan tekanan saat tampil di depan publik.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *