Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 07/08/2026 — Investor asing mencatat jual bersih keseluruhan Rp273,5 miliar namun melakukan akumulasi besar pada saham bank BUMN BBRI, BBNI, dan BMRI pada perdagangan Rabu.
- Investor asing net sell Rp273,5 miliar
- BBCA tekanan jual terbesar Rp215 miliar
- BBRI net buy Rp82,7 miliar
- BBNI net buy Rp44,7 miliar
- BMRI net buy Rp43,5 miliar
- IHSG melemah 0,12% ke 6.343,71
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, tekanan jual asing terbesar tetap menghantam PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai bersih Rp215 miliar.
Di sisi lain, dana asing justru masuk ke saham pelat merah. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat net buy Rp82,7 miliar.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengikuti dengan net buy Rp44,7 miliar. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat net buy Rp43,5 miliar.
Rotasi Dana ke Sektor Perbankan BUMN
Pola ini mengindikasikan rotasi portofolio di dalam sektor perbankan. Investor asing mengurangi eksposur BBCA yang dikenal sebagai saham defensif.
Mereka meningkatkan kepemilikan pada bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
IHSG Melemah Tipis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah 0,12% pada penutupan Kamis ke level 6.343,71.
Nilai transaksi mencapai Rp18,18 triliun dengan volume 54,91 miliar saham. Sebanyak 265 saham menguat, 337 melemah, dan 192 tidak bergerak.









