Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 04/07/2026 — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Mekaar hadir di pelosok Mamasa, Sulawesi Barat, untuk memperkuat usaha kecil milik perempuan prasejahtera dengan memberikan akses modal hingga Rp11,5 juta serta pendampingan usaha dan beasiswa bagi anak nasabah.
- PNM Mekaar
- Modal usaha hingga Rp11,5 juta
- Nasabah Lederika dan Kristina Imelda
- Mamasa, Sulawesi Barat
- Dampak: usaha berkembang dan beasiswa anak
Kisah Lederika: dari Warung Sembako ke Layanan Digital
Lederika adalah nasabah PNM Mekaar Unit Mambi yang bergabung sejak Februari 2018. Sebelum mendapat pembiayaan, warung sembakonya hanya berisi barang terbatas karena modal kecil.
“Dulu warung saya hanya menyediakan beberapa barang karena modal terbatas. Saya sering sedih ketika pelanggan datang mencari kebutuhan pokok tetapi belum tersedia,” kata Lederika, Sabtu, 04/07/2026.
Setelah memperoleh akses modal bertahap hingga Rp11.500.000, Lederika mulai menambah stok warung dan mengembangkan layanan transaksi digital. Ia kini melayani pembelian pulsa, paket data, token listrik, pembayaran tagihan, dan top up dompet digital.
Anak Lederika yang duduk di kelas 5 SD juga menerima beasiswa dari PNM. “PNM membantu saya bangkit, mengembangkan usaha, memperbaiki ekonomi keluarga, dan memberi harapan lebih cerah bagi pendidikan anak saya,” ujarnya, Sabtu, 04/07/2026.
Kristina Imelda: dari Nasi Kuning ke Menu Siap Saji
Kristina Imelda, nasabah Mekaar Unit Mamasa dan Ketua Kelompok Mekaar Rante Koppe, bergabung sejak 2017. Usahanya berawal dari warung sederhana yang hanya menjual beberapa porsi nasi kuning.
Setelah mendapat pembiayaan PNM Mekaar, Kristina mengembangkan menu makanan siap saji seperti ayam geprek, nasi campur, ikan goreng, dan aneka lauk lainnya. Usahanya terus berkembang dan memberikan penghasilan yang lebih stabil.
Pendampingan Usaha dan Beasiswa untuk Keluarga
PNM tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan dan pelatihan sesuai kebutuhan nasabah. Pelatihan meliputi leadership, manfaat menabung, desain kemasan produk, pemasaran online dan offline, penentuan harga pokok produksi, penghitungan Angka Kecukupan Gizi, hingga pencatatan keuangan sederhana.
Keluarga nasabah juga mendapat dukungan melalui beasiswa pendidikan anak. Hal ini menjadi bagian dari komitmen PNM untuk memberikan dampak sosial yang lebih luas, tidak sekadar ekonomi.
“Fokus kami melalui program Mekaar adalah memastikan masyarakat di pelosok bisa merasakan akses modal dan pembinaan usaha yang inklusif. Kami berharap program ini membantu perempuan pelaku ekonomi agar usahanya semakin meningkat,” kata Yazdi Anugerah, Pemimpin Cabang PNM Makassar, Sabtu, 04/07/2026.
Komitmen untuk Perempuan Ultra Mikro
Saat ini, PNM Makassar memiliki 116 kantor unit Mekaar dan 16 kantor unit ULaMM yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Papua. Kehadiran ini merupakan wujud komitmen PNM dalam mendorong perempuan ultra mikro tumbuh lebih berdaya bersama keluarganya.







