Sulseltimes.com, Makassar, Jumat, 03/07/2026 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan menargetkan seluruh perpustakaan SMA, SMK, dan SLB di Sulsel memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) dan meraih akreditasi nasional.
- Target NPP dan akreditasi perpustakaan sekolah
- 24 kabupaten/kota didata
- Kepala Dispusarsip Sulsel Prof Muh Jufri
- Jumat, 03/07/2026
- Dukungan Perpusnas dan peningkatan layanan
Target NPP dan Akreditasi
Dispusarsip Sulsel menggandeng Dinas Pendidikan Sulsel untuk mendata seluruh perpustakaan sekolah.
"Kami harus memastikan bahwa seluruh perpustakaan yang ada di SMA, SMK, dan SLB itu memiliki NPP," kata Kepala Dispusarsip Sulsel Prof Muh Jufri, Jumat, 03/07/2026.
NPP dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional.
Setelah memiliki NPP, langkah selanjutnya adalah akreditasi.
Akreditasi menunjukkan perpustakaan telah memenuhi standar pengelolaan dan pelayanan nasional.
Perpustakaan terakreditasi berpeluang mendapatkan dukungan dari Perpustakaan Nasional, seperti pengadaan buku dan bantuan lainnya.
Kendala di Lapangan
Jufri mengakui masih banyak perpustakaan sekolah yang belum memenuhi syarat akreditasi.
Salah satu kendala adalah belum semua sekolah memiliki ruang perpustakaan yang layak.
Sebagian sekolah masih menggunakan ruang kelas tidak terpakai sebagai perpustakaan.
Lokasi perpustakaan seharusnya mudah dijangkau siswa dan nyaman untuk belajar.
Pembinaan Berbasis Klaster
Dispusarsip Sulsel membagi wilayah pendampingan ke dalam klaster.
Setiap pustakawan bertanggung jawab membina perpustakaan di kabupaten/kota tertentu.
Selain NPP dan akreditasi, Dispusarsip juga mendata tenaga pengelola perpustakaan.
Data ini menjadi dasar kebijakan penguatan perpustakaan sekolah di Sulsel.
Hasil pemetaan akan disampaikan kepada Gubernur Sulsel.
"Kami berusaha agar semua sekolah punya NPP dan semua perpustakaan sekolah harus terakreditasi," pungkas Jufri.







