Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, Juni 2, 2026 — Taman Margasatwa Ragunan meningkatkan pengawasan di area kandang satwa setelah viral insiden seorang anak yang terjatuh ke area kandang gajah. Pengelola menilai kejadian itu menjadi pengingat penting bagi pengunjung untuk mematuhi aturan keselamatan.
- Patroli petugas lebih intensif
- Pengunjung kerap sengaja cari viral demi medsos
- Peringatan keselamatan sudah dipasang di banyak titik
- Perlu kerja sama pengunjung patuhi aturan
- Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut
Pengawasan Diperketat di Ragunan
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Bambang Wahyudi, mengatakan patroli petugas di lapangan kini dilakukan lebih intensif. Hal itu untuk mencegah pelanggaran batas pengaman dan kejadian serupa terulang kembali.
“Kemarin kami instruksikan untuk lebih intens lagi, untuk pengawasan kepada pengunjung,” kata Bambang Wahyudi, Selasa, Juni 2, 2026.
Menurut Bambang, pihaknya kerap menemukan pengunjung yang sengaja melakukan tindakan berisiko. Tujuannya untuk mendapatkan perhatian di media sosial.
“Kayaknya memang ada unsur ke situ, pengin diviralkan. Padahal kami sudah antisipasi dari awal,” ungkapnya.
Himbauan untuk Pengunjung
Bambang menyayangkan masih ada pengunjung yang mengabaikan aturan dan peringatan yang telah dipasang di berbagai titik. “Saya sangat menyayangkan itu, pengunjung seolah-olah tidak mempedulikan keselamatan diri sendiri,” tambahnya.
Meski pengawasan diperketat, ia menegaskan keselamatan tetap membutuhkan kerja sama dari para pengunjung. Masyarakat diminta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
“Ini kan sudah selalu kita sampaikan. Nah, ini tergantung pengunjungnya mau ngikutin aturan,” tandasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di kawasan wisata hewan memerlukan kesadaran bersama. Pengelola terus berupaya memperketat pengawasan, namun partisipasi pengunjung tetap menjadi kunci utama.















