Bisnis

Lo Kheng Hong: Menabung di Bank Bikin Miskin, Investasi Saham Lebih Untung

Avatar of Sulsel Times
0
×

Lo Kheng Hong: Menabung di Bank Bikin Miskin, Investasi Saham Lebih Untung

Sebarkan artikel ini
Lo Kheng Hong: Menabung di Bank Bikin Miskin, Investasi Saham Lebih Untung
Lo Kheng Hong: Menabung di Bank Bikin Miskin, Investasi Saham Lebih Untung
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, Mei 31, 2026 — Investor kawakan Lo Kheng Hong menyebut kebiasaan menabung di bank justru membuat masyarakat miskin secara perlahan karena nilai uang terus tergerus inflasi. Ia menilai investasi saham di bursa Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di dunia bagi investor jangka panjang.

Ringkasnya…
  • Lo Kheng Hong
  • Menabung di bank bikin miskin karena inflasi
  • Investasi saham lebih menguntungkan
  • Bursa saham Indonesia imbal hasil tertinggi
  • Kunci sukses kendalikan emosi
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Pernyataan Lo Kheng Hong Soal Menabung

“Menyimpan uang di bank sebetulnya membuat kita miskin secara pelan-pelan karena nilai uang kita semakin hari semakin turun,” kata Lo Kheng Hong, investor kawakan, Minggu, Mei 31, 2026.

Lo Kheng Hong juga mengatakan tidak tertarik membeli obligasi atau emas karena imbal hasilnya kecil.

Ia hanya memilih saham sebagai instrumen investasi yang terbukti membuatnya memiliki harta ratusan miliar rupiah.

Keberhasilan dari Investasi Saham

Lo Kheng Hong menceritakan momen awal kesuksesannya saat membeli saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) pada 1998.

Saat itu laba bersih UNTR minus karena kurs, namun pendapatan dan laba operasional tetap besar.

Ia kemudian meraup cuan hingga 5.900% dari saham UNTR.

Dari saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP), Lo Kheng Hong membeli di harga Rp1.000 per saham dan menjual rata-rata Rp10.000 per saham dalam 1,5 tahun.

Keuntungan dari INKP mencapai Rp35 miliar menjadi Rp350 miliar atau sekitar 900%.

“Bursa saham Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di antara bursa saham utama di dunia bagi investor jangka panjang. Sudah terbukti! Saya bersyukur saya ada di dalamnya,” kata Lo Kheng Hong.

Pandangan tentang Masyarakat dan Investasi

Menurut Lo Kheng Hong, hampir 99% masyarakat Indonesia tidak percaya bahwa investasi saham adalah pilihan terbaik.

Mereka lebih memilih menempatkan uang di bank atau properti dibanding saham.

Lo Kheng Hong menekankan pentingnya membaca laporan keuangan secara teliti sebelum membeli saham.

Satu kunci sukses sebagai investor saham menurutnya adalah mampu mengontrol emosi.

Pernyataan Lo Kheng Hong ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih cermat dalam mengelola keuangan dan mempertimbangkan investasi yang dapat melawan inflasi.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *