banner DPRD Makassar 728x90
Berita

240 Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Masuk 21 Kelurahan Makassar

Avatar of Sulsel Times
46
×

240 Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Masuk 21 Kelurahan Makassar

Sebarkan artikel ini
240 Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Masuk 21 Kelurahan Makassar
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com Makassar, Senin, 22/12/2025 — Pemerintah Kota Makassar menerima 240 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 115 untuk pengabdian di 21 kelurahan di Kota Makassar.

Penerimaan berlangsung di Ruang Sipakale’bi Kantor Balai Kota Makassar, Senin, 22/12/2025.

banner DPRD Makassar 728x90

Program KKN tahun ini mengangkat tema perubahan iklim dan persampahan, yang dinilai sejalan dengan kebutuhan Kota Makassar menghadapi risiko banjir, penurunan kualitas lingkungan, serta beban sampah harian yang tinggi.

“Ini adalah momentum bagi adik-adik untuk mengaplikasikan teori yang telah diperoleh di bangku kuliah dan mengimplementasikannya langsung di tengah masyarakat,” kata Andi Zulkifly, Sekretaris Daerah Makassar, Senin, 22/12/2025.

Ringkasnya…
  • Pemkot Makassar menerima 240 mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 115
  • Mahasiswa ditempatkan di 21 kelurahan untuk pengabdian masyarakat
  • Tema KKN menyorot perubahan iklim dan persampahan di Makassar
  • Sekda Makassar menyebut sampah harian yang masuk TPA sekitar 800 sampai 1.000 ton
  • Mahasiswa diminta identifikasi masalah kelurahan sebelum menyusun program dan wajib sosialisasi
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

KKN tematik dorong solusi lingkungan dari tingkat kelurahan
Penerimaan mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 115 dihadiri Sekretaris Pusat Studi Perubahan Iklim Unhas Prof Dr Mita Rukminasari.

Kegiatan juga dihadiri Kasubdit KKN Unhas Dr Ir Syariuddin Mabe Parenrengi.

Sejumlah dosen pendamping, camat, lurah, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar turut hadir.

Sekretaris Daerah Makassar Andi Zulkifly hadir mewakili Wali Kota Makassar.

Andi Zulkifly menilai KKN tematik menjadi ruang latihan penting karena mahasiswa berhadapan langsung dengan persoalan riil di lingkungan warga.

Ia menyebut tema perubahan iklim dan persampahan relevan dengan tantangan kota besar seperti Makassar.

“Tema ini sangat tepat, karena persoalan perubahan iklim dan persampahan merupakan isu global dan juga menjadi masalah utama di Kota Makassar,” kata Andi Zulkifly, Sekretaris Daerah Makassar, Senin, 22/12/2025.

Ia menjelaskan Pemkot Makassar telah memasukkan isu penurunan emisi gas rumah kaca dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang dan menengah daerah.

Ia menambahkan target pengurangan gas rumah kaca diturunkan ke program tahunan perangkat daerah sebagai bagian mitigasi bencana terkait perubahan iklim.

Sampah 800 sampai 1.000 ton per hari, mahasiswa diminta perkuat edukasi warga
Andi Zulkifly menyampaikan Kota Makassar setiap hari menghasilkan sekitar 800 hingga 1.000 ton sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.

Pemkot Makassar mendorong pengurangan sampah dari sumbernya melalui sejumlah program.

Program yang didorong antara lain bank sampah, pengurangan sampah plastik, pengolahan sampah organik lewat maggot, serta pemanfaatan sampah menjadi pupuk.

Mahasiswa KKN diharapkan memperkuat sosialisasi dan edukasi program tersebut kepada masyarakat.

Sekda Makassar menekankan mahasiswa perlu melakukan identifikasi persoalan di kelurahan sebelum menetapkan program kerja.

Ia meminta rencana kegiatan dikonsultasikan dengan dosen pembimbing, lurah, dan camat.

“Program tidak bisa langsung dijalankan tanpa sosialisasi,” kata Andi Zulkifly, Sekretaris Daerah Makassar, Senin, 22/12/2025.

Ia juga mendorong mahasiswa membantu agenda pemerintah lain seperti urban farming, edukasi retribusi persampahan, serta pemahaman pelayanan publik di kelurahan dan kecamatan.

Pemkot Makassar menilai kehadiran mahasiswa dapat membantu komunikasi, informasi, dan edukasi, mengingat keterbatasan sumber daya di tingkat kelurahan.

Andi Zulkifly mengapresiasi kolaborasi Pemkot Makassar dengan Universitas Hasanuddin dan meminta camat serta lurah memberi pendampingan maksimal selama pelaksanaan KKN.

Ia berharap seluruh mahasiswa menjalankan KKN dengan baik, memberi kontribusi nyata, dan kembali dalam keadaan sehat.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow
banner Pemerintah Kota Makassar 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *