ViralHukum & Peristiwa

Viral Penampakan Mewah Lapas Cibinong

Avatar of Sulsel Times
2
×

Viral Penampakan Mewah Lapas Cibinong

Sebarkan artikel ini
Viral Penampakan Mewah Lapas Cibinong
Viral Penampakan Mewah Lapas Cibinong.
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Bogor, Kamis, 24 September 2026 — Viral penampakan mewah Lapas Cibinong merujuk pada deretan bangunan di area belakang Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang terekam dalam video sidak Ombudsman RI.

Rekaman memperlihatkan dapur dan ruangan yang tertata seperti hunian, lalu ketegangan di gerbang.

Scroll Kebawah
Advertisement

Ombudsman menduga ada fasilitas khusus bagi warga binaan. Ditjenpas menyebut bangunan yang disorot sebagai rumah dinas di kawasan asimilasi dan masih memeriksa temuan tersebut.

Ringkasnya…
  • Video sidak memperlihatkan dapur, perlengkapan rumah tangga dan ketegangan di gerbang
  • Ombudsman menyebut lebih dari 10 bangunan berada di area belakang Lapas Cibinong
  • Seorang warga binaan disebut mengaku tinggal di salah satu bangunan; penghuni lain belum dipastikan
  • Ditjenpas Jabar menyatakan bangunan itu rumah dinas di kawasan asimilasi
  • Dugaan pembayaran dan peruntukan bangunan masih dalam pemeriksaan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Viral Penampakan Mewah Lapas Cibinong dalam video

Ombudsman Duga Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Dikomersialkan
Ombudsman Duga Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Dikomersialkan

Rekaman berdurasi sekitar dua menit 28 detik yang ditinjau Sulseltimes.com menampilkan dapur dengan kabinet dan perlengkapan memasak, bagian dalam rumah, lalu rombongan yang berhadapan dengan sejumlah petugas di dekat gerbang.

Dalam beberapa bagian terlihat orang saling berdesakan. Rekaman itu sendiri tidak menunjukkan status hukum setiap bangunan maupun identitas seluruh penghuninya.

Yang terlihat adalah kondisi ruang dan peristiwa di gerbang.

Keterangan tentang fasilitas lain di kawasan tersebut berasal dari paparan Ombudsman, sehingga tetap perlu dibedakan dari apa yang tampak langsung dalam potongan video.

Temuan Ombudsman: lebih dari 10 bangunan di belakang lapas

Inspeksi mendadak berlangsung pada Rabu, 23 September 2026. Menurut tim Ombudsman awalnya diminta menunggu sekitar setengah jam meski sudah membawa surat tugas.

Saat menunggu di kawasan lapas, tim melihat pagar tinggi yang mengarah ke deretan bangunan di bagian belakang.

Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati mengatakan tim menemukan area yang menyerupai klaster hunian atau penginapan.

Di dalam bangunan yang diperiksa, menurut keterangannya, terdapat sofa, televisi, pendingin ruangan, meja makan dan kulkas.

Ia juga menyebut ada fasilitas lain berupa area kebugaran, kolam, serta simulator golf yang sedang dibangun.

Anggota Ombudsman lainnya, Fikri Yasin, menyebut ada lebih dari 10 kamar atau unit di kawasan tersebut. Tim juga melihat sejumlah kendaraan, termasuk mobil yang ia sebut mewah.

Namun, keberadaan kendaraan itu tidak dengan sendirinya menjelaskan siapa pemilik atau penggunanya.

Syafrida menyatakan seorang yang ditemui tim mengaku sebagai warga binaan dan telah tinggal di salah satu bangunan.

Ombudsman belum memastikan identitas seluruh orang yang berada di lokasi atau apakah ada narapidana tertentu yang memperoleh perlakuan khusus.

Ketegangan di gerbang dan dugaan pembayaran

Bagian lain dari video memperlihatkan ketegangan ketika rombongan berupaya melewati gerbang. Ombudsman menyebut timnya sempat dihalangi dan terjadi dorong-dorongan dengan petugas.

Ombudsman turut mendalami dugaan pembayaran untuk menempati bangunan.

Menurut Syafrida, seorang warga binaan mengaku membayar sejumlah uang, tetapi tidak menyebutkan besarannya.

Siapa penerima pembayaran dan dasar penggunaan bangunan belum diketahui.

Ombudsman menyatakan akan mengkaji kemungkinan maladministrasi, termasuk menelusuri kepemilikan bangunan, peruntukannya dan kemungkinan transaksi.

Lembaga itu meminta warga binaan yang berada di luar blok tahanan dikembalikan serta meminta penindakan jika ada petugas yang terbukti menghalangi pengawasan.

Ditjenpas sebut bangunan rumah dinas, pemeriksaan berlanjut

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno memberikan penjelasan berbeda. Ia menyebut bangunan yang dipersoalkan sebagai rumah dinas jabatan di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi. Kepada wartawan pada Kamis, 24 September, Yudi mengatakan pendalaman masih berjalan dan dugaan penyimpangan akan ditindak sesuai aturan bila terbukti.

Dalam, pejabat lapas menyatakan televisi, AC dan kulkas di salah satu rumah merupakan barang pribadi penghuninya, sementara bangunannya dipakai sebagai rumah dinas.

Pernyataan itu belum menjawab seluruh pertanyaan Ombudsman mengenai pengakuan seorang warga binaan dan dugaan pembayaran.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyatakan tim telah dibentuk untuk memeriksa sarana, prasarana, administrasi, serta standar pelayanan dan pengamanan di Lapas Cibinong.

Pemeriksaan itu akan menentukan peruntukan bangunan dan ada atau tidaknya pelanggaran.

Hingga Kamis, 24 September 2026, hasil pemeriksaan akhir belum diumumkan.

Video yang viral menjadi pintu masuk bagi pengawasan, tetapi kesimpulan tentang siapa penghuni bangunan, kemungkinan transaksi dan tanggung jawab petugas masih harus didasarkan pada bukti pemeriksaan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *