Bisnis

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Berskala Besar

Avatar of Sulsel Times
0
×

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Berskala Besar

Sebarkan artikel ini
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Berskala Besar
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Berskala Besar
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 01/09/2026 — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih ada tujuh perusahaan dalam pipeline pencatatan saham perdana atau IPO, dengan tiga di antaranya merupakan calon emiten berskala besar.

Ringkasnya…
  • Tujuh perusahaan dalam pipeline IPO BEI
  • Dana dihimpun sejauh ini Rp 2,16 triliun
  • Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin
  • Tahun 2026, BEI Jakarta
  • Perlambatan IPO dibandingkan tahun lalu
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengonfirmasi jumlah tersebut. Ia menjelaskan bahwa ketiga perusahaan berskala besar itu memiliki aset bernilai lebih dari Rp 250 miliar.

Scroll Kebawah
Advertisement

Sementara itu, dua perusahaan beraset di bawah Rp 50 miliar digolongkan berskala kecil. Dua lainnya dengan aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar masuk kategori skala menengah.

Komposisi Sektor dan Perbandingan Tahun Lalu

Menurut Saidu, ketujuh calon emiten itu berasal dari berbagai sektor. Sektor yang disebutkan meliputi energi, kesehatan, dan industri.

Jika dibandingkan, aktivitas IPO tahun ini lebih lambat. Sepanjang 2026, baru tujuh perusahaan yang mencatatkan saham dengan total dana terhimpun Rp 2,16 triliun.

Pada periode yang sama tahun lalu, tercatat 22 perusahaan IPO dengan dana terkumpul sekitar Rp 10,39 triliun. Perlambatan ini terlihat dari jumlah emitan dan waktu pencatatannya.

Pencatatan saham di tahun ini hanya terjadi pada bulan April dan Juli. Beberapa bulan lainnya tidak ada emiten baru yang melantai di BEI.

Emiten Terbaru yang Akan Melantai

Perusahaan terbaru yang dijadwalkan IPO adalah PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP). Perusahaan manufaktur produk kesehatan berbasis riset ini telah menjalani masa penawaran awal.

SWAP dijadwalkan mencatatkan sahamnya di BEI pada September ini. Penambahan emiten baru ini diharapkan dapat meramaikan pasar modal nasional.

BEI akan terus memantau perkembangan pipeline IPO untuk memastikan proses pencatatan berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *