Berita

PT Bank Syariah Indonesia Membukukan Laba Rp5,30 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 10,07% YoY

Avatar of Sulsel Times
0
×

PT Bank Syariah Indonesia Membukukan Laba Rp5,30 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 10,07% YoY

Sebarkan artikel ini
PT Bank Syariah Indonesia Membukukan Laba Rp5,30 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 10,07% YoY
PT Bank Syariah Indonesia Membukukan Laba Rp5,30 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 10,07% YoY
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 06/10/2026 — PT Bank Syariah Indonesia (BSI) membukukan laba Rp5,30 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh 10,07% secara tahunan (YoY).

PT Bank Syariah Indonesia tidak hanya bertumpu pada ekspansi aset, tetapi juga mendapat dukungan dari pengkuatan struktur pendanaan dan peningkatan kualitas mesin bisnis.

Scroll Kebawah
Advertisement

Manajemen risiko yang tepat, monitoring pembiayaan yang ketat, serta penguatan Good Corporate Governance menjadi faktor pendukung bisnis Perseroan tetap moncer di tengah kondisi industri yang menantang.

Penguatan Funding dan Kapasitas Dana: Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI menunjukkan pertumbuhan tajam 17,71% yoy menjadi Rp389 triliun, dengan CASA mencapai Rp246 triliun didahului oleh tabungan sebesar Rp171 triliun yang memperkokoh struktur pendanaan.

Pembiayaan dan Fee Based Income: Pembiayaan BSI tumbuh lebih agresif hingga Agustus 2026 dengan total Rp344 triliun, tumbuh 16,21% yoy, menunjukkan kemampuan Perseroan mengoptimalkan likuiditas untuk mendorong ekspansi bisnis secara produktif.

Fee Based Income Pertumbuhan: Fee based income (FBI) menunjukkan pertumbuhan 36,27% menjadi Rp5,6 triliun, dengan peningkatan kontribusi utama dari bisnis treasury dan emas, increasing fee based ratio BSI menjadi 23,07%.

Pesan Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo menyatakan bahwa kinerja hingga Agustus menunjukkan transformasi bisnis yang mulai menghasilkan pertumbuhan seimbang dari funding, financing, hingga non-financing income. “Kami melihat fundamental BSI semakin kuat,” ujarnya dalam keterangan resminya. “Pertumbuhan laba dua digit berjalan beriringan dengan penguatan CASA, pertumbuhan pembiayaan yang lebih tinggi, penurunan cost of fund, serta akselerasi fee based income.”

Strategi Masa Depan: BSI akan terus memperkuat sumber dana murah melalui ekosistem haji dan umrah, sekaligus memperluas pembiayaan ritel dan konsumen dengan karakteristik bisnis yang resilient, menjaga kualitas pembiayaan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *