Bisnis

Pelajar SMP Temukan Emas Rp3,1 Miliar Saat Buruh Tani Bayar SPP

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pelajar SMP Temukan Emas Rp3,1 Miliar Saat Buruh Tani Bayar SPP

Sebarkan artikel ini
Pelajar SMP Temukan Emas Rp3,1 Miliar Saat Buruh Tani Bayar SPP
Pelajar SMP Temukan Emas Rp3,1 Miliar Saat Buruh Tani Bayar SPP
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 05/09/2026 — Seorang pelajar SMP di Kediri, Jawa Timur, menemukan harta karun emas senilai Rp3,1 miliar saat bekerja sebagai buruh tani untuk membayar uang sekolah pada 1988.

Ringkasnya…
  • Pelajar SMP menemukan harta karun emas
  • Nilai diperkirakan Rp3,1 miliar
  • Seger, pelajar asal Kediri
  • Terjadi pada 1988 saat libur sekolah
  • Emas diserahkan ke negara, tersimpan di Museum Nasional
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kisah itu bermula dari kebutuhan mendesak. Seger, pelajar SMP berusia 15 tahun, merasa cemas menjelang tahun ajaran baru karena tidak mampu membayar SPP yang sudah menunggak dua bulan. Rapornya pun ditahan sekolah.

Scroll Kebawah
Advertisement

Menurut laporan harian Suara Karya, Seger memanfaatkan libur pergantian tahun ajaran untuk mencari penghasilan. Ia bekerja mencangkul dan menguruk sawah milik orang lain setiap hari sejak awal Juni 1988.

“Saya memburuh karena perlu uang untuk membayar SPP yang sudah menunggak dua bulan. Rapor saya pun ditahan,” kata Seger, pelajar SMP saat itu, Sabtu, 05/09/2026.

Penemuan Emas 1,2 Kilogram

Suatu hari saat mencangkul tanah sedalam setengah meter, cangkul Seger menghantam benda keras. Bukan batu, tetapi dentingan logam yang mengindikasikan emas.

Ia menggali lebih dalam dan menemukan benda pipih berlapis emas murni dihiasi permata dan berlian. Seger kemudian memanggil dua temannya dan bersama-sama menyerahkan benda tersebut ke kantor polisi.

Diduga Warisan Majapahit

Berdasarkan pemeriksaan otoritas, benda tersebut berdimensi 25×35 cm dengan berat 1,2 kilogram. Terterdapat 48 butir permata dan berlian serta relief matahari dan burung garuda.

Mengacu pada laporan Kompas, para ahli menduga benda itu berasal dari periode akhir Kerajaan Majapahit. Ornamen matahari melambangkan Majapahit, sedangkan garuda adalah wahana Dewa Wisnu dalam mitologi Hindu.

Nilai material emas 1,2 kilogram saja sudah mencapai miliaran rupiah. Dengan acuan harga emas masa kini, nilai temuan tersebut setidaknya Rp3,1 miliar, belum termasuk nilai artistik dan arkeologis.

Diserahkan ke Negara

Sesuai ketentuan, harta karun bersejarah itu diserahkan kepada negara dan kini tersimpan di Museum Nasional, Jakarta. Sebagai apresiasi, Presiden Soeharto memberikan kompensasi Rp19,4 juta serta beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi.

Seger tidak menyesal meski tidak menikmati seluruh nilai harta. Baginya, pengalaman menemukan harta karun saat libur sekolah menjadi kenangan tak terulang dan memungkinkannya melanjutkan pendidikan tanpa beban biaya.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *