Bisnis

Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaan Rp867 Triliun Dialihkan ke Yayasan

Avatar of Sulsel Times
0
×

Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaan Rp867 Triliun Dialihkan ke Yayasan

Sebarkan artikel ini
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaan Rp867 Triliun Dialihkan ke Yayasan
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaan Rp867 Triliun Dialihkan ke Yayasan
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 26/09/2026 — Konglomerat logistik Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal tanpa ahli waris, meninggalkan hak atas kekayaan sebesar Rp867 triliun yang akan dikelola oleh Kühne Foundation, yayasan yang didirikannya bersama orang tuanya pada 1976.

Kühne wafat setelah mengalami sakit berkepanjangan, menguras sejumlah bisnis yang dibangun selama lima dekade. Harta kekayaannya tidak hanya berasal dari Kühne+Nagel, melainkan juga dari kepemilikan dan investasi di sektor transportasi, penerbangan, serta industri lainnya.

Scroll Kebawah
Advertisement

Kühne Foundation mengonfirmasi bahwa seluruh aset pendiri akan dialihkan ke yayasan tersebut. Dengan struktur kepemilikan yang sudah disiapkan selama puluhan tahun, kekayaan tidak hanya berupa uang tunai, melainkan pula kepemilikan atas kerajaan bisnis yang dibangunnya.

Kepemilikan di Perusahaan Utama

Portofolio Kühne Holding AG mencakup kepemilikan besar di perusahaan seperti Kühne+Nagel, Hapag-Lloyd, Lufthansa, Brenntag, Flix, dan Aenova. Selain itu, terdapat aset properti serta bisnis hotel. Kühne+Nagel, yang didirikan oleh kakeknya August Kühne bersama Friedrich Nagel, kini mempekerjakan 88.000 pekerja di lebih dari 1.300 lokasi di 100 negara.

Karier dan Pengaruh di Sektor Logistik

Kühne bergabung dengan perusahaan keluarga pada 1958 dan menjadi pemimpin utama dalam ekspansi internasionalnya. Ia juga membangun investasi di sektor transportasi Eropa, termasuk Hapag-Lloyd sebagai perusahaan pelayaran kontainer global serta posisi saham besar di Lufthansa.

Dalam catatanannya, Kühne pernah memegang sekitar seperlima saham VTG, perusahaan penyewaan gerbong kereta terbesar di Eropa. Ia membeli saham tersebut dengan nilai €160 juta pada 2016 dan menjualnya dengan harga €300 juta dua tahun kemudian.

Kühne Foundation menjadi salah satu organisasi filantropi dengan basis aset terbesar di Eropa, yang akan menjaga warisan bisnis selama ini tetap berjalan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *