Sulseltimes.com, Kupang, Sabtu, 22/08/2026 — Gempa bumi bermagnitudo M5,1 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada pagi Sabtu tanpa potensi tsunami menurut BMKG.
- Gempa M5,1 guncang Flores, NTT
- Kedalaman 16 km, episenter 64 km timur laut Ruteng
- BMKG: tidak berpotensi tsunami
- Terjadi Sabtu, 22/08/2026
- Dirasakan skala IV MMI di sejumlah kecamatan
- Aftershock gempa M7,7, total 5.089 kejadian
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tektonik dangkal itu terjadi pada kedalaman 16 kilometer.
Episenter terletak di koordinat 8,07° Lintang Selatan dan 120,66° Bujur Timur, tepatnya di laut 64 kilometer arah timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Tidak Berpotensi Tsunami
Hasil pemodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami. BMKG mengklasifikasikan gempa ini sebagai aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme thrust fault.
Guncangan dirasakan dengan intensitas IV MMI di Lamba Leda dan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta Reok, Kabupaten Manggarai. Pada skala itu, getaran terasa oleh orang banyak di dalam ruangan.
Rangkaian Aftershock Gempa M7,7
Gempa ini merupakan rangkaian susulan gempa utama M7,7 yang pernah melanda Flores. Hingga kini BMKG telah merekam 5.089 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M6,2.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Informasi resmi hanya bersumber dari kanal terverifikasi seperti @infoBMKG, website BMKG, InaTEWS, aplikasi infobmkg, dan WRS-BMKG.
Pemantauan aktivitas susulan terus dilakukan untuk memberikan pemutakhiran kepada stakeholder dan masyarakat.












