Sulseltimes.com, Senin, Mei 25, 2026 — Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat penggunaan energi terbarukan melalui inisiatif RE100, namun tantangan kebijakan masih menghambat akses perusahaan terhadap listrik hijau.
- Inisiatif RE100
- 133 anggota internasional beroperasi di Indonesia
- Sam Kimmins, Director of Energy Climate Group
- Climate Group Asia Action Summit di Singapura
- Peluang percepatan energi terbarukan di Indonesia
Peluang dan Tantangan RE100
Climate Group saat ini melakukan penjajakan dengan sejumlah perusahaan Indonesia agar bergabung dalam kampanye RE100.
RE100 merupakan inisiatif global perusahaan yang berkomitmen menggunakan 100 persen listrik dari energi terbarukan.
“Di Indonesia, ada 133 anggota internasional kami yang beroperasi,” kata Sam Kimmins, Director of Energy at Climate Group, Senin, Mei 25, 2026.
Kimmins menyampaikan hal itu di sela-sela agenda Climate Group Asia Action Summit di Singapura.
Meski peluang besar, ia menilai masih ada sejumlah tantangan kebijakan yang membuat perusahaan sulit mengakses listrik hijau secara langsung.
Kendala ini perlu menjadi perhatian pemerintah agar investasi energi terbarukan dapat berjalan optimal.
Percepatan energi terbarukan diyakini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam transisi energi global.
Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan inisiatif internasional seperti RE100 menjadi kunci utama.
Climate Group optimistis Indonesia mampu memanfaatkan peluang ini dengan perbaikan kebijakan yang tepat.









