Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, 24/05/2026 — ATR BPN Makassar menjelaskan bahwa sistem antrean pelayanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Makassar menggunakan antrean online resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melalui aplikasi Sentuh Tanahku.
Penjelasan ini disampaikan setelah beredar informasi di media sosial terkait dugaan permainan antrean dan pelayanan tebang pilih yang sedang menjadi sorotan publik.
- ATR BPN Makassar menjelaskan sistem antrean pelayanan pertanahan berbasis online
- Aplikasi Sentuh Tanahku menjadi kanal resmi antrean Kementerian ATR/BPN
- Pemohon memperoleh barcode dan kode booking pada tiket antrean
- Kode booking melekat pada berkas permohonan dan dipakai dalam proses administrasi
- Kantor Pertanahan Kota Makassar terbuka menelusuri dugaan kendala pelayanan sesuai mekanisme resmi
ATR BPN Makassar Tegaskan Antrean Berjalan Lewat Sistem Resmi
Kantor Pertanahan Kota Makassar menjelaskan bahwa sistem antrean pelayanan pertanahan tidak dilakukan secara manual.
Pelayanan antrean disebut telah menggunakan sistem online resmi Kementerian ATR/BPN yang dapat diakses langsung oleh pemohon melalui aplikasi Sentuh Tanahku.
Penjelasan ini muncul setelah beredar informasi di media sosial mengenai dugaan adanya permainan antrean dan pelayanan tebang pilih di Kantor Pertanahan Kota Makassar.
Dalam keterangan yang disampaikan, ATR BPN Makassar menekankan bahwa setiap pemohon memiliki mekanisme antrean berbasis sistem.
Pemohon yang mengakses layanan melalui Sentuh Tanahku akan memperoleh tiket antrean.
Tiket tersebut memuat barcode dan kode booking yang menjadi identitas antrean masing-masing pemohon.
“Perlu kami sampaikan bahwa sistem antrean pelayanan yang digunakan merupakan sistem antrean online resmi Kementerian ATR/BPN yang diakses langsung oleh pemohon melalui Aplikasi Sentuh Tanahku,” kata pihak Kantor Pertanahan Kota Makassar dalam keterangan tertulis, Minggu, 24/05/2026.
Menurut penjelasan tersebut, kode booking tidak hanya berfungsi sebagai nomor antrean.
Kode booking juga melekat pada berkas permohonan dan menjadi bagian dari proses administrasi pelayanan.
Dengan mekanisme itu, setiap berkas memiliki jejak antrean yang terhubung dengan sistem.
Proses ini disebut menjadi dasar bagi pelaksana teknis untuk menjalankan tahapan pelayanan sesuai administrasi yang berlaku.
Kantor Pertanahan Kota Makassar menyatakan, mekanisme tersebut membuat pelayanan berjalan lebih tertata.
Antrean tidak berdiri di luar sistem, melainkan menjadi bagian dari alur layanan yang tercatat.
Sistem ini juga dinilai membantu proses pelayanan agar lebih transparan dan terintegrasi.
Pemohon tidak perlu bergantung pada pengaturan manual karena antrean diambil melalui aplikasi resmi.
Kode Booking Melekat pada Berkas Permohonan
Dalam sistem antrean online Sentuh Tanahku, barcode dan kode booking menjadi elemen penting pada tiket antrean.
Kode tersebut kemudian mengikuti berkas permohonan yang diajukan oleh pemohon.
Artinya, antrean bukan hanya nomor masuk layanan, tetapi juga bagian dari administrasi yang digunakan dalam proses kerja internal pelayanan pertanahan.
Kantor Pertanahan Kota Makassar menyebut mekanisme itu menjadi salah satu cara untuk memastikan layanan berjalan melalui alur yang tercatat.
Dengan sistem tersebut, pelaksana teknis dapat menindaklanjuti permohonan berdasarkan tahapan administrasi yang melekat pada berkas.
Penjelasan ini penting karena isu layanan publik kerap berkembang cepat di media sosial.
Informasi mengenai dugaan kendala pelayanan dapat menimbulkan persepsi publik apabila tidak disertai data dan konfirmasi dari pihak terkait.
ATR BPN Makassar menilai informasi layanan publik sebaiknya disampaikan secara berimbang agar masyarakat mendapat gambaran yang utuh.
Pihak kantor juga menyampaikan bahwa setiap dugaan kendala pelayanan tetap dapat ditelusuri.
Penelusuran perlu dilakukan melalui mekanisme resmi agar fakta pelayanan dapat diperiksa berdasarkan data administrasi.
“Apabila terdapat dugaan kendala pelayanan, kami terbuka untuk melakukan penelusuran dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku,” kata pihak Kantor Pertanahan Kota Makassar.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Kantor Pertanahan Kota Makassar tidak menutup ruang evaluasi.
Masyarakat yang merasa mengalami kendala layanan dapat menyampaikan laporan melalui kanal resmi agar dapat diperiksa sesuai prosedur.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tidak mudah menyimpulkan adanya pelanggaran hanya dari informasi yang belum terverifikasi.
Dalam layanan pertanahan, proses administrasi sering melibatkan beberapa tahapan.
Mulai dari pengambilan antrean, pemeriksaan kelengkapan berkas, pencatatan administrasi, hingga pelaksanaan teknis sesuai jenis layanan yang diajukan.
Karena itu, perbedaan waktu layanan antar pemohon tidak selalu berarti adanya perlakuan berbeda.
Perbedaan dapat terjadi karena jenis permohonan, kelengkapan dokumen, jadwal layanan, atau tahapan teknis yang harus dilalui.
Namun, bila ada dugaan penyimpangan, laporan tetap perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Secara umum, ada lima poin utama yang ditegaskan dalam penjelasan Kantor Pertanahan Kota Makassar.
Antrean pelayanan pertanahan memakai sistem online resmi Kementerian ATR/BPN.
Pemohon mengakses antrean melalui aplikasi Sentuh Tanahku.
Tiket antrean memuat barcode dan kode booking.
Kode booking melekat pada berkas permohonan.
Dugaan kendala pelayanan dapat ditelusuri melalui mekanisme resmi.
Transformasi layanan digital ini disebut sebagai bagian dari upaya ATR/BPN meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sistem antrean online diharapkan dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas layanan.
Digitalisasi juga menjadi langkah untuk mengurangi potensi praktik percaloan dan penyalahgunaan layanan.
Kantor Pertanahan Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku.
Instansi tersebut juga menyatakan terbuka terhadap masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi perbaikan layanan.
Penjelasan ATR BPN Makassar ini menjadi klarifikasi atas sorotan publik terkait dugaan permainan antrean dan pelayanan tebang pilih.
Dengan sistem Sentuh Tanahku, antrean pelayanan pertanahan disebut berjalan melalui aplikasi resmi, menggunakan barcode dan kode booking, serta terhubung dengan administrasi berkas permohonan.
Masyarakat diimbau menggunakan kanal resmi ATR/BPN dan menyampaikan laporan secara langsung apabila menemukan dugaan kendala pelayanan.














