Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 23/09/2026 — Lima anggota geng motor Warser di Kota Makassar diamankan aparat saat tengah melakukan siaran langsung melalui TikTok. Kelima orang tersebut diduga terlibat dalam aksi penculikan dan penganiayaan terhadap warga.
- Lima anggota geng motor Warser diamankan saat live TikTok di Makassar
- Salah satu tersangka diduga pimpinan geng dan berstatus residivis
- Korban diserang dengan busur panah hingga anak panah menancap di punggung
- Polisi masih mendalami keterlibatan di sekitar tiga TKP
- Barang bukti yang disita meliputi sepeda motor dan busur
Kelima orang itu diamankan Unit Reaksi Cepat (URC) Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar di sebuah rumah di Jalan Daeng Hayo, Kecamatan Manggala, Makassar.
Saat polisi datang, kelima orang tersebut diketahui sedang melakukan siaran langsung melalui akun TikTok. Petugas kemudian mengamankan mereka untuk menjalani pemeriksaan guna mengetahui peran masing-masing.
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengatakan polisi masih mendalami posisi setiap orang yang diamankan. “Untuk diamankan sekitar lima orang, tapi untuk mendalami dulu peran masing-masing. Tapi salah satu di antara pelaku, perannya jelas, yang merupakan kelompok motor,” ujar Sangkala, Rabu, 23/09/2026.
Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kelompok tersebut berkaitan dengan aksi penculikan dan penganiayaan terhadap seorang warga. Dalam aksi itu, korban diserang menggunakan busur hingga anak panah menancap di bagian punggung. Korban juga mengalami luka akibat senjata tajam jenis parang.
“Dia melakukan penganiayaan dengan cara menculik seseorang, kemudian menusuk korban dengan menggunakan senjata busur panah yang menancap ke bagian punggung,” kata Sangkala. “Kemudian ada di antara mereka yang melukai korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang,” tambahnya.
Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok, antara lain sepeda motor yang digunakan para pelaku serta senjata tajam berupa busur yang disebut masih berkaitan dengan kasus penganiayaan terhadap korban.
Pimpinan Kelompok Disebut Residivis
AKP Sangkala menyebut pimpinan kelompok tersebut merupakan residivis geng motor. Nama Al Kaisar disebut sebelumnya pernah mendekam di lembaga pemasyarakatan karena perkara penganiayaan yang berkaitan dengan aktivitas geng motor.
Sangkala mengatakan penyidik tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok itu dalam sekitar tiga tempat kejadian perkara (TKP). “Untuk sementara masih didalami, sekitar tiga TKP,” sebutnya.
Polisi juga masih mendalami motif penyerangan kelompok tersebut. Menurut Sangkala, kelompok itu memiliki kebiasaan berkonvoi pada waktu tertentu kemudian melakukan penyerangan terhadap pihak-pihak yang tidak tahu masalahnya apa.
Kelima orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar. Polisi belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dan masih melakukan pengembangan berdasarkan keterangan para pelaku serta barang bukti yang telah diamankan.














