Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 19/09/2026 — Bharat Jain, pria asal Mumbai, India, disebut memiliki kekayaan lebih dari Rp14 miliar meski tetap beraktivitas sebagai pengemis.
- Bharat Jain berasal dari Mumbai, India
- Kekayaannya diperkirakan lebih dari Rs7,5 crore atau sekitar Rp14 miliar
- Ia memiliki apartemen dua kamar tidur di Mumbai
- Dua tokonya di Thane menghasilkan sekitar Rs30.000 atau Rp5,5 juta per bulan
- Bharat masih mengemis di sekitar CSMT dan Azad Maidan
Laporan Economic Times menyebut Bharat sebagai salah satu pengemis terkaya di dunia. Pria itu berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Bharat tidak mendapat kesempatan menempuh pendidikan formal secara memadai. Keterbatasan tersebut menyulitkannya memperoleh pekerjaan berpenghasilan tetap.
Ia kemudian menjalani aktivitas mengemis untuk memenuhi kebutuhan hidup dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.
Aset dan penghasilan Bharat Jain
Setelah menjalani aktivitas tersebut selama bertahun-tahun, Bharat disebut berhasil membeli sejumlah aset.
Salah satunya apartemen dua kamar tidur di Mumbai yang nilainya disebut mencapai Rs1,2 crore atau sekitar Rp2,2 miliar.
Bharat juga memiliki dua unit toko di Thane. Kedua properti tersebut disewakan dan menghasilkan sekitar Rs30.000 atau sekitar Rp5,5 juta setiap bulan.
Dari aktivitas mengemis, Bharat disebut memperoleh sekitar Rs2.000 hingga Rs2.500 per hari. Ia menghabiskan sekitar 10 hingga 12 jam untuk aktivitas tersebut.
Dalam sebulan, penghasilannya dari mengemis diperkirakan mencapai Rs60.000 hingga Rs75.000 atau sekitar Rp11 juta hingga Rp14 juta.
Total kekayaannya disebut telah melampaui Rs7,5 crore atau sekitar Rp14 miliar.
Keluarga membaik, aktivitas tetap dilanjutkan
Kondisi ekonomi keluarga Bharat disebut jauh berbeda dari masa lalu. Anak-anaknya dapat mengenyam pendidikan formal, sementara keluarganya menjalankan usaha toko alat tulis.
Bharat dan keluarganya tinggal di apartemen dua kamar tidur miliknya. Sejumlah orang telah menyarankannya berhenti mengemis karena kondisi ekonominya sudah membaik.
Namun, Bharat tetap memilih meneruskan aktivitas tersebut di kawasan ramai Mumbai, termasuk sekitar Chhatrapati Shivaji Maharaj Terminus (CSMT) dan Azad Maidan.







