Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 18/09/2026 — Transaksi jumbo senilai Rp738 miliar terjadi di emiten Salim BINA pada perdagangan akhir pekan.
- Transaksi jumbo 1,8 juta lot (180 juta saham) senilai Rp738 miliar
- Saham BINA mencapai level tertinggi Rp4.100 per saham, turun ke Rp4.050
- Volume perdagangan sekitar 380 ribu saham, nilai transaksi sekitar Rp1,54 miliar
- Rata‑rata harga transaksi Rp4.046 per saham
- Pengendali emiten Salim menguasai BINA melalui PT Indolife (22,83%), PT Gaya Hidup (11,84%) dan PT Samudra Biru (18,16%)
Transaksi jumbo senilai Rp738 miliar terjadi di salah satu emiten milik Anthoni Salim, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), pada perdagangan akhir pekan Jumat. Menurut laporan CNBC Indonesia.
Transaksi serupa sebelumnya terjadi pada perdagangan sesi 1 Selasa, dengan nilai sekitar Rp733,7 miliar dan volume 159,5 juta saham.
Konteks Perdagangan Akhir Pekan
Saham BINA mencapai level tertinggi harian Rp4.100 per saham, kemudian turun ke Rp4.050, sementara volume perdagangan sekitar 380 ribu saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1,54 miliar.
Peran Pengendali Emiten Salim
Anthoni Salim mengendalikan BINA melalui PT Indolife (22,83%), PT Gaya Hidup (11,84%) dan PT Samudra Biru (18,16%), menjadikannya pengendali utama dalam KBMI 1.
Kepolisian belum mengklaim keterlibatan, sementara proses penyelidikan masih berlangsung.







