Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 31/08/2026 — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mendorong BUMN sektor transportasi untuk mentransformasikan orientasi bisnis dari sekadar mengejar traffic dan pendapatan menuju peningkatan kualitas layanan pengguna jalan tol.
- Danantara dorong transformasi BUMN tol
- Fokus pada kualitas layanan dan kenyamanan pengguna
- Wamildan Tsani Panjaitan dan Rivan A. Purwantono
- Jakarta, Senin 31/08/2026
- Pengembangan ekosistem digital Travoy
Senior Director Transportation Sector Danantara Aset Manajemen (DAM) Wamildan Tsani Panjaitan menyoroti kualitas layanan PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai salah satu operator jalan tol pelat merah. Menurutnya, keberhasilan BUMN transportasi tidak hanya diukur dari pertumbuhan traffic, pendapatan tol, maupun penyelesaian proyek strategis.
“Kondisi jalan yang terjaga, perjalanan yang semakin lancar, keselamatan pengguna yang semakin terjamin, serta kemampuan mengantisipasi dan menangani gangguan secara cepat,” kata Wamildan, Senior Director Transportation Sector Danantara Aset Manajemen, Senin, 31/08/2026.
Wamildan mendorong agar fitur aplikasi Travoy dapat dimanfaatkan penuh oleh pengguna jalan. Melalui aplikasi tersebut, berbagai kebutuhan perjalanan diharapkan dapat diselesaikan dalam satu ekosistem digital agar perjalanan lebih lancar, aman, dan nyaman.
Transformasi Menuju Infraculture
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa transformasi perusahaan diarahkan pada layanan jalan tol terintegrasi dan berorientasi kebutuhan pengguna. Ia menargetkan pergeseran paradigma dari infrastructure menjadi infraculture.
“Kami ingin mendorong transformasi peradaban melalui pergeseran dari infrastructure menjadi infraculture, dengan mengubah paradigma yang semula berfokus pada pengembangan jalan tol sebagai aset infrastruktur menuju budaya pelayanan terbaik dalam menghadirkan pengalaman perjalanan penuh arti,” ujar Rivan, Direktur Utama Jasa Marga, Senin, 31/08/2026.
Platform Travoy diposisikan sebagai ekosistem digital yang mengaitkan hunian dan mobilitas sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari masyarakat. Ekosistem ini mencakup layanan transaksi di gerbang tol seperti digital receipt, top up, dan transaksi nirsentuh berbasis stiker RFID.
Bagi pengguna yang beristirahat, Travoy Rest menyediakan informasi fasilitas termasuk ketersediaan SPBU dan SPKLU di area istirahat. Apabila mengalami kendala di perjalanan, pengguna dapat mengakses One Call Center 133 untuk mendapatkan bantuan derek dan dukungan petugas lapangan.







