Viral

Bocah 6 Tahun Selamat dari Timbunan Lumpur Banjir Nepal Usai Tiga Hari Terkubur

Avatar of Sulsel Times
0
×

Bocah 6 Tahun Selamat dari Timbunan Lumpur Banjir Nepal Usai Tiga Hari Terkubur

Sebarkan artikel ini
Bocah 6 Tahun Selamat dari Timbunan Lumpur Banjir Nepal Usai Tiga Hari Terkubur
Bocah 6 Tahun Selamat dari Timbunan Lumpur Banjir Nepal Usai Tiga Hari Terkubur
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Kathmandu, Senin, 31/08/2026 — Seorang anak perempuan berusia enam tahun berhasil diselamatkan hidup dari balik lumpur dan puing-puing di Nepal tiga hari setelah banjir bandang melanda wilayah utara negara tersebut.

Ringkasnya…
  • Anak perempuan 6 tahun selamat dievakuasi dari timbunan lumpur
  • Penyelamatan terjadi tiga hari pasca banjir bandang
  • Korban tewas capai 797 jiwa dan 3.000 orang hilang
  • Pemerintah Nepal kurban 20.000 personel dan alokasikan bantuan Rp115,8 miliar
  • Wilayah Chitwan paling parah dengan 259 korban jiwa
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Video yang beredar secara daring memperlihatkan momen penyelamatan bocah itu di antara tumpukan lumpur dan puing. Penyelamatan ini menjadi sorotan tengah data korban jiwa yang terus bertambah.

Scroll Kebawah
Advertisement

Banjir bermula setelah massa es dan bebatuan meluncur ke bagian hulu Sungai Bhote Koshi. Aliran dahsyat itu menghancurkan permukiman di hilir serta di sepanjang Sungai Trishuli, merusak rumah, jalan, jembatan, dan infrastruktur energi.

Menurut Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal, jumlah korban tewas telah mencapai 797 orang. Lebih dari 3.000 orang lain masih dinyatakan hilang hingga kini.

Data pihak berwenang menyebutkan di antara yang hilang terdapat 589 warga negara asing, 933 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air, dan 85 personel keamanan. Sebanyak 242 orang mengalami luka-luka.

Distrik Chitwan Terdampak Paling Parah

Wilayah yang paling parah terdampak adalah distrik Chitwan dengan 259 korban jiwa. Diikuti Nawalparasi Timur 184 kematian dan Nawalparasi Barat 82 kematian. Proses identifikasi jenazah masih berlangsung di 21 rumah sakit di seluruh negeri.

Hampir 20.000 personel keamanan dikerahkan untuk operasi pencarian dan penyelamatan. Menggunakan helikopter dan tim darat, petugas sejauh ini telah menyelamatkan 8.186 orang. Termasuk 279 orang yang sempat terjebak di dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air dan 227 warga negara asing.

Pemerintah Nepal telah mengalokasikan bantuan senilai lebih dari satu miliar rupee atau setara Rp115,8 miliar untuk wilayah terdampak. Puluhan truk bantuan dikerahkan dan pengiriman makanan melalui jalur udara diatur bagi masyarakat terisolasi.

Kondisi di Sisi Perbatasan China

Di Kabupaten Gyirong, Tibet, otoritas China mencatat 16 orang tewas dan 546 orang hilang. Di antara yang belum ditemukan ada 261 warga negara asing dari 23 negara. Lebih dari 2.100 personel penyelamat dikerahkan. Pihak berwenang memperingatkan risiko lanjutan akibat medan tidak stabil dan terbentuknya danau bendungan baru.

Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlangsung di kedua sisi perbatasan. Penyelamatan bocah enam tahun tersebut menjadi momentum harapan di tengah bencana skala besar ini.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *