Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 22/07/2026 — Bocah perempuan berusia 8 tahun yang diselamatkan kakeknya dengan pelampung terakhir sebelum KM Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, ditemukan tim SAR dalam keadaan hidup setelah empat hari terombang-ambing di lautan.
- Anak ditemukan setelah 4 hari
- Kakek Umar beri pelampung terakhir
- KM Nurul Salsa tenggelam di Selayar
- Operasi SAR masih berlangsung
- Korban selamat mengalami kehilangan ibu
Kisah DY Bertahan Hidup
Bocah berinisial DY menjadi salah satu korban selamat dari musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa.
Kapal tersebut tenggelam di perairan Laut Flores, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Sebelum kapal tenggelam, kakeknya, Umar (80), memberikan pelampung gabus terakhir yang dimiliki kepada DY.
Umar memilih menyelamatkan cucunya dibanding dirinya sendiri di tengah kepanikan.
Selama empat hari, DY bertahan dengan berpegangan pada pelampung sambil terombang-ambing di laut.
Ia juga harus menyaksikan ibunya meninggal dunia karena kehabisan tenaga saat sama-sama berusaha bertahan.
Meski dalam kondisi berat, DY berhasil bertahan hingga ditemukan tim penyelamat.
Tanggapan Warganet
Kisah ini viral di media sosial dan menuai simpati dari warganet.
“Sedih banget,” ucap seorang netizen, Rabu, 22/07/2026.
“Harusnya pihak berwenang menyelidiki dan memberi sanksi. Kok bisa jumlah penumpang lebih banyak dari jumlah pelampung,” timpal netizen lain, Rabu, 22/07/2026.
Operasi SAR Berlanjut
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang belum ditemukan.
Pencarian difokuskan di wilayah Laut Flores dan sekitar Kepulauan Sabalana dengan mengerahkan kapal, personel, dan dukungan pemantauan udara.







