Bisnis

EMAS Catat Rugi Susut 7,35% di Semester I-2026, Pendapatan Melonjak 369 Kali

Avatar of Sulsel Times
0
×

EMAS Catat Rugi Susut 7,35% di Semester I-2026, Pendapatan Melonjak 369 Kali

Sebarkan artikel ini
EMAS Catat Rugi Susut 7,35% di Semester I-2026, Pendapatan Melonjak 369 Kali
EMAS Catat Rugi Susut 7,35% di Semester I-2026, Pendapatan Melonjak 369 Kali
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 28/08/2026 — PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat kerugian neto yang menyusut 7,35% year on year (yoy) pada semester I 2026 seiring beroperasinya komersial Tambang Emas Pani yang mendorong pendapatan melonjak 369 kali lipat.

Ringkasnya…
  • Rugi neto menyusut 7,35% yoy menjadi US$14,87 juta
  • Pendapatan melonjak 369 kali lipat menjadi US$30,9 juta
  • Tambang Pani mulai produksi komersial kuartal I 2026
  • Produksi emas semester I 2026 capai 17.412 ounce
  • Proyek CIL ditargetkan operasi 2028
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kerugian perseroan tercatat di level US$14,87 juta atau setara Rp263,42 miliar. Angka ini mengecil dibanding periode sama tahun lalu yang mencatat kerugian US$16,05 juta.

Scroll Kebawah
Advertisement

Perbaikan performa didorong kontribusi Tambang Emas Pani yang mulai berproduksi komersial pada kuartal I 2026. Pendapatan semester I 2026 melonjak menjadi US$30,9 juta atau Rp547,39 miliar, jauh melampaui pencapaian periode sama tahun sebelumnya sebesar US$83.786.

“Semester I 2026 menjadi periode penting bagi EMAS, seiring kontribusi Tambang Emas Pani mulai tercermin pada pendapatan dan EBITDA Perseroan,” kata Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P. Abidin, Jumat, 28/08/2026.

Ia menambahkan, kinerja ini menunjukkan ramp-up Pani pada kuartal II 2026 berjalan sesuai target didukung peningkatan produksi dan volume penjualan. Fokus perusahaan ke depan adalah percepatan produksi, peningkatan kinerja operasional, serta eksekusi fase pertumbuhan Pani berikutnya secara disiplin.

Produksi dan Penjualan Melonjak

Produksi emas kuartal II 2026 mencatat lonjakan lebih dari delapan kali lipat secara kuartalan menjadi 15.594 ounce. Total produksi semester I 2026 dengan demikian mencapai 17.412 ounce.

Volume penjualan juga naik tajam menjadi 6.439 ounce pada kuartal II 2026 dari 516 ounce pada kuartal sebelumnya. Peningkatan volume ini memperkuat kinerja operasional perseroan secara keseluruhan.

Ekspansi Kapasitas Melalui Proyek CIL

Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, EMAS mengembangkan proyek Carbon-in-Leach (CIL). Fasilitas ini diharapkan meningkatkan kapasitas pengolahan dan perolehan emas secara signifikan.

Konstruksi CIL pad untuk tangki CIL dan pre-leach thickener telah selesai pada akhir Juni 2026. Keseluruhan fasilitas CIL ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Dari sisi permodalan per akhir semester I 2026, liabilitas tercatat US$602,76 juta dan ekuitas US$361,56 juta. Total aset perseroan mencapai US$964,32 juta.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *