AplikasiTeknologi

iPhone XR dan iPhone 11 Miliki Celah Keamanan ‘Abadi’, Apple Tak Bisa Perbaiki via Update

Avatar of Sulsel Times
0
×

iPhone XR dan iPhone 11 Miliki Celah Keamanan ‘Abadi’, Apple Tak Bisa Perbaiki via Update

Sebarkan artikel ini
iPhone XR dan iPhone 11 Miliki Celah Keamanan 'Abadi', Apple Tak Bisa Perbaiki via Update
iPhone XR dan iPhone 11 Miliki Celah Keamanan 'Abadi', Apple Tak Bisa Perbaiki via Update
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.comCelah keamanan di iPhone XR dan iPhone 11 membuat perangkat ini tidak bisa diperbaiki melalui pembaruan iOS karena berada di level perangkat keras.

Ringkasnya…
  • Celah keamanan di BootROM (SecureROM) chip A12/A13
  • Eksploitasi bernama usbliter8
  • Ditemukan oleh Paradigm Shift
  • Perangkat terdampak: iPhone XR, XS, 11 series, iPad Pro 2018/2019
  • Tidak bisa diperbaiki melalui update software
  • Membutuhkan akses fisik via USB kabel
  • Tidak ada laporan serangan nyata hingga Juni 2026
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Celah Keamanan di BootROM iPhone XR dan iPhone 11

Perusahaan keamanan siber Paradigm Shift menemukan celah keamanan yang terletak di SecureROM atau BootROM perangkat Apple.

Scroll Kebawah
Advertisement

BootROM adalah kode dasar yang dijalankan saat perangkat pertama kali dinyalakan dan ditanam langsung ke dalam chip saat proses produksi.

Menurut laporan Paradigm Shift, celah ini tidak dapat diubah setelah perangkat dibuat karena berada di level perangkat keras.

Akibatnya, Apple tidak bisa menambal celah tersebut melalui pembaruan iOS atau patch keamanan di masa mendatang.

Celah ini disebut akan tetap ada selama perangkat yang terdampak masih digunakan.

Perangkat yang terdampak meliputi iPhone XR, iPhone XS, iPhone XS Max, iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max yang menggunakan chip A12 dan A13.

iPad Pro keluaran 2018 dan 2019 dengan chip A12X dan A12Z juga berpotensi terdampak, meskipun implementasinya belum dikonfirmasi.

Eksploitasi usbliter8 dan Perbandingan dengan checkm8

Paradigm Shift merilis proof of concept bernama usbliter8 yang mendemonstrasikan cara mengeksploitasi celah ini.

Eksploitasi ini memungkinkan penyerang menjalankan kode arbitrer pada perangkat yang rentan.

Namun, usbliter8 tidak dapat dijalankan dari jarak jauh melalui internet.

Penyerang harus memiliki akses fisik ke perangkat, menghubungkannya menggunakan kabel USB, lalu memasukkannya ke mode Device Firmware Update (DFU).

Proses penyerangan dapat dilakukan dalam waktu kurang dari dua detik dan meninggalkan penanda “PWND” pada nomor seri USB perangkat.

Paradigm Shift membandingkan usbliter8 dengan checkm8, eksploitasi BootROM yang ditemukan pada 2019 dan memengaruhi iPhone 4S hingga iPhone X.

usbliter8 memperluas daftar perangkat yang terdampak ke generasi berbasis chip A12 dan A13.

Apakah Pengguna Perlu Khawatir?

Bagi sebagian besar pengguna, celah keamanan ini dinilai tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Sebab, eksploitasi membutuhkan akses fisik dan proses yang tidak praktis.

Paradigm Shift menegaskan bahwa usbliter8 tidak secara langsung membobol Secure Enclave yang melindungi passcode dan data terenkripsi pengguna.

Kode sandi dan data dalam kondisi terenkripsi tetap terlindungi.

Meski begitu, akses di tingkat BootROM berpotensi membuka jalur serangan yang lebih luas menuju Secure Enclave Processor.

Hingga Juni 2026, belum ada laporan publik mengenai penggunaan usbliter8 dalam serangan nyata.

Apple juga belum menerbitkan peringatan keamanan resmi atau nomor CVE terkait temuan tersebut.

Dampak untuk Organisasi dan Kesimpulan

Temuan ini lebih relevan bagi organisasi dengan kebutuhan keamanan tinggi, seperti perusahaan, instansi pemerintah, sektor hukum, dan kesehatan.

Organisasi yang masih menggunakan perangkat berbasis chip A12 dan A13 perlu waspada terhadap potensi serangan fisik.

Bagi pengguna biasa, risiko serangan sangat kecil karena membutuhkan akses langsung ke perangkat.

Meskipun tidak bisa diperbaiki, pengguna tetap bisa melindungi data dengan menjaga perangkat tidak jatuh ke tangan orang lain.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *