Sulseltimes.com, Bone, Selasa, 09/06/2026 — Tim SAR gabungan menemukan Saide (72), pria lansia yang dilaporkan hilang akibat terseret arus deras di Sungai Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian.
- Korban ditemukan tewas tersangkut ranting pohon di anak sungai
- Lokasi penemuan sekitar dua kilometer dari titik awal kejadian
- Komandan Tim Pos SAR Bone pastikan korban sudah diserahkan ke keluarga
- Kejadian awal berlangsung saat korban menyeberang sungai usai dari sawah
- Operasi SAR resmi ditutup usai evakuasi jenazah
Pencarian Hari Kedua Berbuah Hasil
Jenazah korban ditemukan tersangkut pada ranting pohon yang telah rebah di aliran anak sungai.
Lokasi penemuannya berjarak sekitar dua kilometer dari titik awal kecelakaan di Sungai Kajuara.
Komandan Tim Pos SAR Bone, Masrur, membenarkan penemuan tersebut melalui keterangan resmi yang diterima pada Selasa, 09/06/2026.
”Alhamdulillah hari kedua pencarian korban ditemukan tersangkut pada ranting pohon rebah di anak sungai, sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan awal di sungai setempat,” kata Masrur, Komandan Tim Pos SAR Bone, Selasa, 09/06/2026.
Evakuasi dan Penutupan Operasi
Proses pencarian pada hari kedua dilakukan dengan membagi tim ke beberapa Satuan Rescuer Unit (SRU).
Penyisiran memanfaatkan perahu karet, penelusuran jalur darat, serta pemantauan udara menggunakan drone.
Setelah berhasil ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan kantong mayat menuju daratan dengan perahu karet.
Selanjutnya, jasad korban diangkut menggunakan mobil dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan serta dimakamkan.
”Korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan lalu dimakamkan. Dengan ditemukan jasad korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” papar Masrur, Selasa, 09/06/2026.
Masrur turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan beserta masyarakat yang telah membantu proses pencarian.
Seluruh personel tim yang terlibat kini telah dikembalikan ke satuan masing-masing.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bone, SAR Brimob, Babinsa Kajuara, Bhabinkamtibmas Kajuara, BPBD Kabupaten Bone, Satpol PP Kabupaten Bone, serta warga setempat.
Kronologi Kejadian
Korban sebelumnya dilaporkan hilang kontak usai menyeberangi sungai sepulang dari sawahnya.
Secara tiba-tiba debit air sungai meningkat deras dan menyeret korban.
Pelimpasan air diduga berasal dari luapan air pegunungan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Pihak keluarga bersama aparat desa sempat melakukan pencarian pada hari kejadian namun tidak membuahkan hasil.
Kepala Desa Ujung Tanah kemudian melaporkan insiden ini dan meminta bantuan pencarian ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.
Laporan resmi diterima oleh Basarnas dan langsung dikoordinasikan dengan Tim Pos SAR Bone untuk melaksanakan operasi SAR gabungan.













