Berita

84 KK Pengungsi Gempa Flores Pulang dari GOR Samador, BNPB Percepat Verifikasi Rumah Rusak

Avatar of Sulsel Times
0
×

84 KK Pengungsi Gempa Flores Pulang dari GOR Samador, BNPB Percepat Verifikasi Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
84 KK Pengungsi Gempa Flores Pulang dari GOR Samador, BNPB Percepat Verifikasi Rumah Rusak
84 KK Pengungsi Gempa Flores Pulang dari GOR Samador, BNPB Percepat Verifikasi Rumah Rusak
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Maumere, Selasa, 25/08/2026 — Sebanyak 84 kepala keluarga pengungsi gempa Flores mulai pulang ke rumah masing-masing dari GOR Samador Maumere berdasarkan data BNPB yang dirilis Senin lalu.

Ringkasnya…
  • 84 KK atau 237 jiwa pengungsi gempa Flores pulang dari GOR Samador
  • Total pengungsi awal 300 KK atau 1.290 jiwa, tersisa 216 KK atau 1.053 jiwa
  • BNPB dan Pemkab Sikka fasilitasi kepulangan dan verifikasi kerusakan
  • GOR Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, pasca gempa M 7,7 tanggal 15 Agustus
  • Proses pemulihan bertahap dimulai dengan prioritas rumah rusak ringan yang aman
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kepulangan itu menandai awal tahap pemulihan bertahap setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus. Sebelum pulang, warga menerima bantuan kebutuhan pokok dan barang pribadi mereka diangkut menggunakan armada yang disiapkan oleh BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Sikka, Dinas Sosial, TNI AL, Satpol PP, dan Basarnas.

Scroll Kebawah
Advertisement

Proses kepulangan diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan telah diverifikasi struktur bangunannya masih aman untuk ditempati. Verifikasi dilakukan secara bertahap untuk memastikan keselamatan serta ketepatan sasaran bantuan.

Skema Bantuan Perbaikan dan Hunian Sementara

BNPB menegaskan dukungan perbaikan rumah akan diberikan berdasarkan kategori kerusakan yang tervalidasi. Untuk rumah rusak ringan disiapkan dana perbaikan sebesar Rp15 juta. Rumah rusak sedang mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta.

Sementara bagi rumah dengan kerusakan berat, penanganan dilakukan melalui pembangunan hunian tetap (huntap). Sebelum huntap selesai, warga dapat memperoleh dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan untuk menyewa rumah atau menempati hunian sementara (huntara).

Pemulihan Masih Berlanjut

Masih terdapat 216 kepala keluarga atau 1.053 jiwa yang berada di GOR Samador. BNPB bersama pemerintah daerah terus mendorong pendataan dan verifikasi tingkat kerusakan rumah agar bantuan tepat sasaran. Seluruh proses penanganan darurat terus bergerak menuju tahap pemulihan agar warga dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *