Sulseltimes.com, Parepare, Selasa, 03/11/2026 — Lima dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Parepare berhenti sementara dan 38 dari 46 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bulukumba dilaporkan disuspend pada hari pertama penangguhan SPPG, Senin, 02/11/2026.
- 5 SPPG di Parepare berhenti sementara mulai 2 November 2026
- Sekitar 10 ribu penerima manfaat di Parepare terdampak
- 38 dari 46 SPPG di Bulukumba dilaporkan disuspend, 8 masih beroperasi
- Penangguhan nasional 6.097 SPPG berlaku mulai 2 November 2026
- SPPG yang ditangguhkan tidak menerima insentif selama masa penangguhan
Di Parepare, lima SPPG berhenti sementara mulai Senin, 02/11/2026.
Sekitar 10 ribu penerima manfaat terdampak, menurut perkiraan Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Parepare Bagus Triantoro yang menyebut sekitar 2.000 penerima per SPPG.
Berdasarkan laporan BSI News yang mengutip Detik Sulsel, empat SPPG berhenti karena kelengkapan berkas atau administrasi, sedangkan satu SPPG berhenti karena pencairan anggaran.
SPPG yang berhenti karena administrasi belum pasti kapan beroperasi lagi.
SPPG yang berhenti karena pencairan disebut bisa beroperasi lagi keesokan harinya bila dana cair pada hari itu.
Di Bulukumba, 38 dari 46 SPPG dilaporkan disuspend serentak dan hanya 8 yang masih beroperasi.
Laporan Titik Kota menyebut penyebabnya diduga terkait Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH), bukan konfirmasi BGN.
Aktivis Asatu M. Rijal mempertanyakan kinerja Koordinator Wilayah (Korwil) dan SPPI.
Korwil yang dikonfirmasi lewat WhatsApp belum memberi tanggapan saat berita itu terbit.
Penangguhan Nasional 6.097 SPPG
BGN memberlakukan penangguhan khusus 6.097 SPPG mulai Senin, 02/11/2026.
Penangguhan itu dijatuhkan karena SPPG tidak tertib menyampaikan LPDH melalui Sistem Informasi Pemantauan Gizi Nasional (SIPGN), berdasarkan data 28/10/2026 dan Surat Edaran Kepala BGN Nomor 24 Tahun 2026.
Rinciannya, Wilayah I sebanyak 1.801 SPPG, Wilayah II sebanyak 2.616 SPPG, dan Wilayah III sebanyak 1.680 SPPG.
Selama masa penangguhan, SPPG tidak menerima insentif.
SPPG bisa beroperasi lagi setelah LPDH yang disampaikan benar dan memenuhi syarat, lalu diverifikasi BGN.
Yang Masih Menunggu Konfirmasi
Angka Parepare dan Bulukumba tidak dijumlahkan ke angka nasional 6.097.
Keduanya juga tidak diklaim sudah terkonfirmasi sebagai bagian dari penangguhan nasional itu, karena alasan Parepare berupa administrasi dan pencairan tidak dinyatakan identik dengan LPDH, sedangkan Bulukumba baru berstatus diduga.
Daftar nama SPPG Parepare yang beredar belum konsisten, karena nama unit pencairan tumpang tindih dengan daftar administrasi, sehingga nama-nama itu tidak dirinci satu per satu dalam artikel ini.
Klaim Bulukumba sebagai yang terbanyak di Sulawesi Selatan adalah klaim sumber, bukan peringkat yang sudah terverifikasi.
BGN masih membuka kesempatan bagi SPPG yang ditangguhkan untuk beroperasi lagi setelah kewajiban pelaporan dipenuhi dan diverifikasi.















