Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 17/10/2026 — BPSDM Sulsel menggelar Webinar ASN Adaptif Seri 69 untuk memperkuat peran aparatur dalam pengembangan UMKM dan ekspor daerah.
- Webinar ASN Adaptif Seri 69 membahas ekonomi produktif
- BPSDM mencatat akumulasi partisipasi seri sebelumnya mencapai 161.298 peserta
- Materi mencakup pendampingan UMKM dan koperasi
- Narasumber membahas kendala pencatatan asal komoditas ekspor
- Pemprov mendorong komoditas ekspor mencantumkan daerah asal
Kegiatan bertema “ASN Adaptif Ekonomi Produktif: Inovasi dan Kolaborasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan” tersebut berlangsung secara daring pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Kepala BPSDM Sulsel Muhammad Jufri mengatakan akumulasi partisipasi hingga Seri 68 mencapai 161.298 peserta.
Menurut Jufri, materi seri terbaru diarahkan untuk membantu ASN meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi.
Pendampingan UMKM
Konsultan UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UKM Sulsel Bahtiar Baso memaparkan dominasi usaha mikro serta tantangan koperasi yang belum aktif.
Ia menyebut layanan PLUT diarahkan menjadi pendampingan satu pintu yang lebih proaktif dan berkelanjutan.
Fasilitas yang disediakan meliputi rumah kemasan, studio podcast, pendampingan usaha, serta fasilitasi sertifikasi halal.
Pencatatan Ekspor
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel Nining Wahyuni membahas penurunan nilai ekspor yang tercatat melalui pelabuhan Sulsel.
Menurutnya, salah satu persoalan adalah komoditas asal Sulsel yang belum mencantumkan Surat Keterangan Asal sehingga nilai ekspornya tercatat di daerah lain.
Pemprov Sulsel kemudian menerbitkan surat edaran kepada pemerintah kabupaten dan kota agar komoditas ekspor mencatatkan daerah asal secara benar.
Webinar ditutup dengan diskusi mengenai kendala pengembangan koperasi dan UMKM di daerah.














