Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 02/09/2026 — PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menargetkan kontrak baru Rp 5 triliun sepanjang 2026 didorong ekspansi proyek ke Filipina dan Alaska serta peningkatan efisiensi operasional.
- WTON target kontrak baru Rp 5 triliun 2026
- Laba bersih H1-2026 Rp 4,74 miliar naik 9,14%
- Ekspansi proyek Metro Manila Subway Filipina dan LNG Alaska
- Kontrak tercapai per Juni Rp 1,97 triliun
- Strategi efisiensi dan divestasi aset nonproduktif
Selama semester pertama 2026, WTON mencatat laba bersih Rp 4,74 miliar, naik 9,14 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Peningkatan profit didorong strategi penguatan efisiensi hingga divestasi aset nonproduktif.
Komisaris Utama PT Wijaya Karya Beton Tbk, Yudha Permana Jayadikarta, menegaskan upaya perusahaan mendorong pertumbuhan untuk mencapai target kontrak tahunan. Per Juni 2026, nilai kontrak baru telah mencapai Rp 1,97 triliun.
Ekspansi Internasional ke Filipina dan Alaska
WTON terus mendorong ekspansi bisnis ke pasar luar negeri. Perusahaan menggarap proyek Metro Manila Subway di Filipina serta pembangunan fasilitas gas untuk produksi Liquefied Natural Gas (LNG) di Alaska, Amerika Serikat.
Ekspansi tersebut didukung oleh kerja sama dengan mitra lokal di negara tujuan. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap proyek pemerintah domestik.
Optimis Didukung Proyek Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi
Dengan dukungan proyek strategis pemerintah dan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi nasional, manajemen optimistis target kontrak Rp 5 triliun dapat tercapai. Fokus utama tetap pada peningkatan margin melalui efisiensi biaya dan diversifikasi portofolio proyek.















