Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 27/06/2026 — Ken Arok, yang dikenal sebagai preman pertama dalam sejarah Nusantara, berhasil menguasai Jawa Timur melalui serangkaian aksi kriminal dan tipu daya pada awal abad ke-13.
- Ken Arok (Ken Angrok) sebagai tokoh preman pertama RI
- Berawal dari anak buangan yang dibesarkan pencuri
- Melakukan judi, pencurian, pembegalan, hingga pembunuhan
- Menjadi orang kepercayaan Tunggul Ametung lalu membunuhnya
- Mendirikan Kerajaan Singasari dan menguasai Jawa Timur
- Pemerintahan berlangsung 1222-1247 M menurut Pararaton
Asal-usul Ken Arok dari Dunia Hitam
Kisah Ken Arok tercatat dalam naskah klasik Pararaton dari abad ke-16.
Ia lahir dari seorang petani, lalu dibuang ibunya dan dipungut oleh seorang pencuri.
Pencuri itu membesarkan Ken Arok dengan mengajarinya kejahatan.
Sejak kecil, Ken Arok terlibat dalam perjudian, pencurian, pembegalan, hingga pembunuhan.
Tindakannya membuat penguasa Tumapel, Tunggul Ametung, resah dan berulang kali menargetkannya untuk ditangkap.
Dari Preman Menjadi Penguasa Tumapel
Meski menjadi incaran, Ken Arok justru diangkat sebagai orang kepercayaan Tunggul Ametung karena kemampuannya.
Popularitasnya sebagai jagoan atau preman menyebar ke seluruh Tumapel.
Ambisi Ken Arok untuk berkuasa muncul setelah ia mendengar bisikan bahwa menikahi Ken Dedes, istri Tunggul Ametung, akan menjadikannya penguasa Jawa.
Ia lalu memesan sebilah keris kepada Empu Gandring.
Karena tidak sabar, Ken Arok membunuh Empu Gandring dengan keris yang belum jadi.
Keris itu kemudian diserahkan kepada bangsawan Kebo Ijo sebagai pengelabuan.
Beberapa waktu kemudian, Ken Arok membunuh Tunggul Ametung menggunakan keris yang sama.
Kebo Ijo ditangkap sebagai tersangka, sementara Ken Arok bebas dan merebut kekuasaan Tumapel pada tahun 1222.
Ekspansi ke Seluruh Jawa Timur
Setelah menguasai Tumapel, yang kelak dikenal sebagai Kerajaan Singasari, Ken Arok meluaskan kekuasaannya.
Ia menyerang Kerajaan Kediri yang berusia hampir dua abad.
Serangan itu berhasil, Kediri runtuh, dan wilayah kekuasaan Ken Arok meliputi hampir seluruh Jawa Timur.
Menurut Pararaton, pemerintahan Ken Arok berlangsung dari tahun 1222 hingga 1247 Masehi.
Akhir Riwayat Sang Preman Jawa
Ken Arok akhirnya tewas pada tahun 1247 M.
Ia dibunuh oleh orang suruhan Anusapati, anak kandung Tunggul Ametung, sebagai balas dendam.
Anusapati kemudian menjadi raja menggantikan Ken Arok.
Kisah Ken Arok menjadi catatan awal tentang praktik premanisme yang mewarnai sejarah kekuasaan di Nusantara.







