Nasional

Prabowo Minta Kadin Jadi Mitra Strategis, PMDN Hampir Rp2.000 Triliun

Avatar of Sulsel Times
0
×

Prabowo Minta Kadin Jadi Mitra Strategis, PMDN Hampir Rp2.000 Triliun

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Kadin di Hambalang Bogor
Prabowo Minta Kadin Jadi Mitra Strategis, PMDN Hampir Rp2.000 Triliun. doc istimewa
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Bogor, Minggu, 1 November 2026 — Presiden Prabowo Subianto meminta Kamar Dagang dan Industri Indonesia menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan kedaulatan ekonomi nasional.

Ringkasnya…
  • Prabowo meminta Kadin menjadi mitra strategis pemerintah
  • Pertemuan digelar di Hambalang Bogor
  • Hadir 250 anggota Kadin dan sekitar 400 peserta P3MDI
  • PMDN hampir Rp2.000 triliun dalam dua tahun
  • Kadin mendukung kendaraan listrik energi terbarukan dan pusat data
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Arahan itu disampaikan dalam pertemuan Presiden dengan 250 anggota Kadin dari seluruh Indonesia di Hambalang, Kabupaten Bogor, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Scroll Kebawah
Advertisement

Sekitar 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia turut menghadiri pertemuan tersebut.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie membuka pertemuan dengan melaporkan hasil Rapat Pimpinan Nasional Kadin 2026.

Investasi domestik hampir Rp2.000 triliun

Anindya melaporkan Penanaman Modal Dalam Negeri mencapai hampir Rp2.000 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo.

Kadin menyatakan investasi domestik yang melibatkan pengusaha kelas menengah ikut memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Dunia usaha juga menyampaikan komitmen untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pusat data.

Ketiga sektor tersebut dinilai berpotensi meningkatkan penggunaan komponen lokal dan memperkuat kapasitas industri nasional.

Kadin diminta menindaklanjuti arahan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bambang Soesatyo mengatakan arahan Presiden perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret oleh dunia usaha.

“Presiden menghendaki Kadin tidak hanya menjadi organisasi para pengusaha, melainkan mitra strategis negara dalam membangun Indonesia yang mandiri, tangguh dan berdaulat secara ekonomi,” kata Bambang dalam keterangan tertulis.

Ia menyebut tindak lanjut dapat dilakukan melalui investasi produktif, penguatan usaha mikro kecil dan menengah, hilirisasi, serta perluasan pasar ekspor.

Bambang juga mendorong kemitraan yang lebih luas antara pengusaha besar, pengusaha menengah, koperasi, dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

Pertemuan di Hambalang menjadi bagian dari penguatan komunikasi antara pemerintah, dunia usaha, dan calon pemimpin masa depan Indonesia.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow