Hukum & Peristiwa

Pemuda di Makassar Dibusur di Malam Kemerdekaan RI, Polisi Belum Terima Laporan

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pemuda di Makassar Dibusur di Malam Kemerdekaan RI, Polisi Belum Terima Laporan

Sebarkan artikel ini
Pemuda di Makassar Dibusur di Malam Kemerdekaan RI, Polisi Belum Terima Laporan
Pemuda di Makassar Dibusur di Malam Kemerdekaan RI, Polisi Belum Terima Laporan
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 18/08/2026 — Seorang pemuda tertembak busur panah di minimarket Jalan Urip Sumoharjo pada malam Hari Kemerdekaan RI ke-81.

Ringkasnya…
  • Pemuda tertembak busur panah di minimarket
  • Korban luka dahi dan dirujuk ke RSU Daya
  • Polsek Panakkukang belum terima laporan resmi
  • Kejadian malam 17 Agustus 2026
  • Polisi menyelidiki kaitan geng motor
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Seorang pemuda berinisial S (21) menjadi korban penembakan busur panah di sebuah minimarket Alfamart di Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Kejadian terjadi pada malam Senin (17/8) tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Scroll Kebawah
Advertisement

Akibat penyerangan itu, busur panah menancap di dahi korban. Korban saat ini menjalani perawatan medis dan direncanakan dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Daya Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Biringkanaya.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni mengonfirmasi kejahatan tersebut. “Kejadian tersebut benar adanya di jalan Urip Sumoharjo pada hari Senin tanggal 17 Agustus,” kata Uji, Selasa, 18/08/2026.

Ia menuturkan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari keluarga korban. Tanpa laporan, penyidikan dinilai belum bisa maksimal. “Masih penyidikan, sambil menunggu laporan resmi dari pihak keluarga korban,” tambahnya.

Belum Diketahui Identitas Pelaku

Uji juga belum memastikan apakah pelaku terafiliasi dengan kelompok geng motor. “Belum diketahui pelakunya geng motor, sebab korban belum diambil keterangan,” ujarnya.

Korban merupakan warga Kecamatan Tallo yang sedang singgah berbelanja. Polisi menunggu kondisi korban memungkinkan untuk diambil keterangan guna mengungkap kronologi dan motif.

Ketegangan di Kawasan Terkait

Di kawasan tersebut, warga sebelumnya telah membakar dua kendaraan diduga milik geng motor saat menyerang. Hal ini menunjukkan ketegangan keamanan di area Jalan Urip Sumoharjo.

Polisi terus mengumpulkan bukti dan menunggu kehadiran keluarga korban untuk melapor guna memproses kasus lebih lanjut.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *