Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 25/06/2026 — MSCI memutuskan untuk tetap mempertahankan Indonesia dalam kategori emerging market dalam kajian klasifikasi pasar tahun 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik keputusan ini dan menyebutnya sebagai bukti kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional.
- MSCI pertahankan RI di emerging market
- OJK sambut positif
- Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi
- Jakarta, 25 Juni 2026
- Menunjukkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi
MSCI Tetap Klasifikasikan Indonesia sebagai Emerging Market
MSCI, penyedia indeks global, merilis hasil kajian klasifikasi pasar tahun 2026. Indonesia kembali masuk dalam kategori emerging market atau pasar berkembang. Keputusan ini diumumkan pada Kamis, 25/06/2026.
Klasifikasi ini menjadi acuan bagi investor global dalam menempatkan dana di pasar saham suatu negara. Dengan tetap berada di emerging market, Indonesia dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan dan likuiditas yang memadai.
OJK: Kepercayaan Investor Global Terhadap Ekonomi Indonesia
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan apresiasi atas hasil kajian MSCI. Ia mengatakan keputusan ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional. “Hal ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional,” kata Friderica, Kamis, 25/06/2026.
Friderica yang akrab disapa Kiki menambahkan bahwa OJK akan terus mendorong stabilitas sektor jasa keuangan dan langkah reformasi. Upaya ini bertujuan meningkatkan transparansi, integritas, dan daya saing pasar keuangan Indonesia.
“Kami menghargai pengakuan MSCI atas komitmen Indonesia dalam memperkuat integritas pasar modal, sekaligus mencatat area yang masih menjadi perhatian sebagai bagian dari evaluasi yang membangun,” ujarnya.
Langkah Reformasi dan Apresiasi OJK
OJK berkomitmen melanjutkan reformasi integritas, terutama dalam penegakan ketentuan. Friderica menekankan pentingnya implementasi kebijakan yang baik di pasar modal. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, Komisi XI DPR RI, SRO, pelaku industri, investor, dan semua pihak yang telah bersinergi.
“Capaian ini adalah bukti nyata komitmen bersama untuk membangun pasar keuangan yang lebih transparan, berintegritas, dan kompetitif di tingkat global,” sebutnya.
Friderica juga berpesan kepada jajaran direksi Bursa Efek Indonesia yang baru. Ia berharap mereka semakin memperkuat tata kelola, menjaga integritas pasar, dan meneruskan agenda reformasi. Keputusan MSCI ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk terus meningkatkan daya saing pasar modal di mata internasional.







