banner DPRD Makassar 728x90
Berita

Kemenhub Nyatakan ATR 42-500 PK-THT Laik Terbang, Ramp Check 2025

Avatar of Sulsel Times
16
×

Kemenhub Nyatakan ATR 42-500 PK-THT Laik Terbang, Ramp Check 2025

Sebarkan artikel ini
Peta jejak penerbangan pesawat ATR 42-500 PK-THT rute Yogyakarta menuju Makassar sebelum hilang kontak dan ditemukan di Bulusaraung, Sulsel, Januari 2026.
Ilustrasi jalur terbang ATR 42-500 PK-THT dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebelum dilaporkan hilang kontak dan kemudian ditemukan di kawasan Bulusaraung, Maros Pangkep, Sulawesi Selatan. Dok ist.
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com Jakarta, Senin, 19/01/2026 — Kementerian Perhubungan atau Kemenhub menyatakan pesawat ATR 42-500 registrasi PK-THT yang dilaporkan hilang kontak dan kemudian ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam kondisi memenuhi persyaratan kelaikudaraan.

Ringkasnya…
  • Kemenhub menyebut ATR 42-500 PK-THT memenuhi persyaratan kelaikudaraan sebelum insiden
  • Ramp check terakhir tercatat pada 19 November 2025 di Bandara Sam Ratulangi Manado
  • Inspeksi perpanjangan Sertifikat Kelaikudaraan dilakukan pada 3 September 2025
  • Inspeksi rutin operator IAT tercatat 25 Desember 2025 pada total 24.959,62 jam terbang
  • Basarnas melaporkan temuan serpihan dan badan pesawat pada Minggu 18/01/2026 pagi dengan cuaca berkabut
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

banner DPRD Makassar 728x90

Pernyataan itu disampaikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara setelah menelusuri data pengawasan dan hasil inspeksi kelaikudaraan pesawat.

“Berdasarkan data pengawasan dan hasil inspeksi kelaikudaraan, pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT dinyatakan memenuhi persyaratan kelaikudaraan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa, dikutip dari Antara, Senin, 19/01/2026.

Data Kelaikudaraan PK-THT, Ramp Check dan Sertifikat

Dirjen Hubud Lukman F. Laisa menjelaskan data tersebut didukung oleh pemeriksaan dan inspeksi kelaikudaraan yang dilakukan secara berkala.

Ramp check terakhir disebut dilaksanakan pada 19 November 2025.

Ramp check itu dilakukan di Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado.

Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Inspektur Kelaikudaraan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado.

Lukman F. Laisa juga menyampaikan inspeksi perpanjangan Sertifikat Kelaikudaraan atau Certificate of Airworthiness telah dilakukan pada 3 September 2025.

Lukman F. Laisa menyebut inspeksi terakhir oleh operator Indonesia Air Transport atau IAT dilakukan sesuai program perawatan Calendar Month 4.5 MO.

Inspeksi operator itu disebut dilakukan saat total waktu terbang pesawat mencapai 24.959,62 flight hours.

Inspeksi operator tersebut dilakukan pada 25 Desember 2025.

“Data tersebut menunjukkan pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin serta pengawasan kelaikudaraan secara berkala dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Lukman F. Laisa, Senin, 19/01/2026.

Dalam praktik kelaikudaraan, ramp check merupakan pemeriksaan kondisi pesawat dan dokumen operasional di bandara untuk memastikan kepatuhan standar keselamatan.

Sertifikat Kelaikudaraan adalah dokumen yang menyatakan pesawat memenuhi persyaratan teknis untuk dioperasikan sesuai kategori dan batasannya.

Program perawatan berbasis bulan kalender umumnya mengatur jadwal pengecekan berkala berdasarkan interval waktu, selain interval berbasis jam terbang.

Basarnas Paparkan Urutan Temuan Serpihan dan Badan Pesawat

Pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak itu ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung dalam operasi pencarian oleh Basarnas pada Minggu, 18/01/2026 pagi.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso menyampaikan badan pesawat ditemukan oleh tim SAR darat.

Edy Prakoso menyebut tim SAR darat bergerak setelah lebih dulu menerima laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran dengan pesawat.

Edy Prakoso mengatakan indikasi awal keberadaan pesawat terdeteksi sekitar pukul 07.17 WITA.

Edy Prakoso menyebut pesawat patroli udara melaporkan adanya serpihan berwarna putih di sekitar kawasan Bukit Bulusaraung.

Temuan serpihan itu kemudian dikonfirmasi kembali oleh helikopter SAR.

Edy Prakoso mengatakan pada pukul 08.02 WITA tim darat menemukan serpihan besar pesawat di sisi utara puncak bukit.

Edy Prakoso menyebut sekitar pukul 08.09 WITA badan pesawat berhasil ditemukan.

Badan pesawat kemudian disebut masuk tahap identifikasi lanjutan.

Edy Prakoso menambahkan proses evakuasi tetap mempertimbangkan faktor cuaca di lokasi.

Edy Prakoso menyebut kecepatan angin cukup tinggi dan kondisi berkabut menjadi perhatian tim.

Edy Prakoso mengatakan helikopter berupaya mencari titik aman untuk menurunkan tim SAR di lokasi terdekat dari posisi badan pesawat.

Kemenhub menegaskan status kelaikudaraan yang disampaikan berdasarkan catatan pengawasan dan inspeksi sebelum insiden.

Sementara itu, penyebab kejadian tetap menunggu hasil investigasi otoritas terkait sesuai prosedur keselamatan penerbangan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow
banner Pemerintah Kota Makassar 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *