Reaksi Investor Asing
MSCI, lembaga keuangan mana-mana, telah mengusulkan penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia sebagai bagian dari Rapat Dewan Gubernur Bulanan Oktober 2026.
Penyebutan Keputusan ini langsung disampaikan kepada Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti pada Rapat Pimpinan Nasional di Jakarta.
Dampak Ekonomi dan Koordinasi
Investor global menyatakan kekecewaan karena pasaran keuangan Indonesia memiliki potensi yang signifikan didukung oleh kondisi ekonomi yang berkembang.
Investor memperhatikan bahwa pasaran saham Amerika Serikat dianggap terlalu berisiko akibat valuasi yang melemahkan akibat boom teknologi.
Selain ini, investor juga mengkritik pasaran saham Eropa yang tidak kondusif akibat kondisi perekonomian yang tidak stabil dan masalah debt ratio yang tinggi.
MSCI menyatakan bahwa koordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) merupakan langkah untuk mereduksi dampak negatif dari pengumuman tersebut.
Dampak langsung dari keputusan tersebut adalah arus modal asing yang menekan rupiah, menggerakkan nilai Rupiah di atas level Rp18.100 per dolar AS.









